[Hoaks!] Rektor UGM Terima Uang Triliunan Jokowi

  • 23 Mar 2026 00:48 WIB
  •  Manado

RRI.co.id, Manado - Informasi yang beredar di media sosial terkait pengakuan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima uang triliunan dari Presiden Joko Widodo dipastikan tidak benar. Klaim tersebut telah dikategorikan sebagai hoaks oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax).

Narasi tersebut berasal dari unggahan akun Facebook bernama “Murshid 2” pada 16 Maret 2026. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa Rektor UGM “mengkhianati Jokowi” dan mengaku pernah menerima suap hingga triliunan rupiah. Hingga 19 Maret 2026, konten tersebut telah mendapatkan ribuan interaksi berupa tanda suka, komentar, dan dibagikan ulang.

Namun, berdasarkan penelusuran Tim Mafindo, tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi dari pihak UGM yang membenarkan klaim tersebut. Pencarian melalui berbagai sumber kredibel juga tidak menunjukkan adanya pemberitaan yang mendukung narasi tersebut.

Isu serupa sebelumnya juga sempat beredar pada November 2025 dengan klaim bahwa Rektor UGM menerima suap sebesar Rp100 miliar terkait ijazah Presiden Jokowi. Informasi tersebut telah lebih dulu dibantah oleh berbagai media arus utama, termasuk Antara, dan dinyatakan sebagai hoaks.

Mafindo menegaskan bahwa unggahan terbaru yang menyebut adanya aliran dana hingga triliunan rupiah merupakan konten palsu atau fabricated content yang sengaja dibuat untuk menyesatkan publik.

Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi dari sumber resmi. Pemeriksaan fakta menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran disinformasi yang dapat merugikan berbagai pihak.

Kesimpulan: Klaim bahwa Rektor UGM menerima uang triliunan dari Presiden Joko Widodo adalah tidak benar dan termasuk hoaks.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....