Hari Asadha 2570 BE, Umat Buddha Diajak Mengamalkan Dhamma dalam Kehidupan

  • 03 Agt 2026 15:18 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara, Saryono, menghadiri Peringatan Hari Asadha 2570 Buddhist Era (BE) Tahun 2026 di Vihara Dhammadipa Manado, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi umat Buddha untuk memperdalam pemahaman ajaran Dhamma sekaligus memperkuat praktik spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

Perayaan Hari Besar Keagamaan Buddha itu dihadiri YM. Bhante Somlone Vilaipon Thera, YM. Bhante Cittasanto, Penyelenggara Hindu dan Buddha, pengurus yayasan, pengurus vihara, serta umat Buddha Kota Manado yang mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan khidmat.

Dalam ceramah Dhamma, YM. Bhante Cittasanto menjelaskan bahwa Hari Asadha merupakan salah satu hari raya penting dalam agama Buddha yang menandai awal berkembangnya ajaran Buddha. Peringatan tersebut mengenang khotbah pertama Sang Buddha di Taman Rusa Isipatana kepada lima pertapa, yakni Kondañña, Bhaddiya, Vappa, Mahanama, dan Assaji, yang sekaligus menjadi awal berdirinya Sangha sebagai organisasi Buddhis pertama.

Bhante Cittasanto mengajak umat Buddha untuk tidak memaknai Hari Asadha hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadikannya sebagai momentum mengamalkan nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menguraikan Empat Kebenaran Mulia yang diajarkan Sang Buddha, yaitu kebenaran tentang penderitaan (dukkha), sebab penderitaan, lenyapnya penderitaan, serta jalan menuju lenyapnya penderitaan. Menurutnya, kebahagiaan tertinggi atau Nibbana dapat dicapai melalui pengamalan Jalan Mulia Berunsur Delapan atau Jalan Tengah. Saryono menegaskan bahwa makna sejati Hari Asadha adalah perjuangan membebaskan diri dari penderitaan melalui pengamalan ajaran Buddha.

"Semua itu berada sangat dekat, yaitu di dalam diri kita sendiri, bukan pada orang lain. Apa pun yang kita alami, baik penderitaan maupun kebahagiaan, sesungguhnya bergantung pada kamma kita sendiri. Melalui peringatan Hari Asadha ini, saya mengajak seluruh umat Buddha untuk terus berjuang dengan sungguh-sungguh dalam membebaskan diri dari penderitaan melalui pengamalan ajaran Buddha dalam kehidupan sehari-hari," ujar Saryono.

Mengakhiri sambutannya, Saryono menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Asadha 2570 BE kepada seluruh umat Buddha. Ia berharap peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat keyakinan, meningkatkan praktik Dhamma, serta mewujudkan kehidupan yang damai, harmonis, dan penuh kebahagiaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....