Paskah Nasional di Manado, Menteri Agama Titip Pesan Toleransi dan Ekoteologi
- 08 Apr 2026 16:31 WIB
- Manado
Poin Utama
- Pesan Menteri Agama: Harmoni dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam menjadi inti pesan Paskah Nasional di Manado.
- Kerukunan Sulawesi Utara: Sekitar 70 ribu jemaat lintas gereja memadati kawasan Pohon Kasih Megamas dalam semangat toleransi dan persatuan.
- Komitmen Pemerintah: Kehadiran Kementerian Agama menegaskan dukungan pemerintah dalam merawat moderasi beragama sebagai fondasi pembangunan nasional.
RRI.CO.ID, Manado - Menteri Agama Republik Indonesia yang diwakili Staf Khusus Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Kerukunan, Pelayanan Agama, dan Pengawasan, Gugun Gumilar, menghadiri Perayaan Paskah Nasional Gereja-gereja di Sulawesi Utara yang digelar di kawasan Pohon Kasih Megamas, Kota Manado pada Rabu, 8 April 2026. Dalam kesempatan itu, Gugun menyampaikan pesan Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengenai pentingnya membangun harmoni dalam tiga dimensi kehidupan, yakni harmoni dengan Tuhan, harmoni dengan sesama manusia, dan harmoni dengan alam.
Menurutnya, relasi manusia tidak hanya berhenti pada aspek spiritual dan sosial, tetapi juga harus diwujudkan dalam kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai bagian dari tanggung jawab iman atau ekoteologi.
“Rajinlah membaca dan mendalami kitab suci masing-masing, serta hiduplah sebagai umat beragama yang baik—menjadi Kristen yang baik, menjadi Muslim yang baik. Dari situlah lahir kedamaian dan keteladanan,” ujar Gugun, mengutip pesan inspiratif tokoh nasional Sumitro Djojohadikusuma.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Utara untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat persatuan, serta mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah demi kemajuan bersama. Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah Paskah yang dipimpin Pjs Ketua Sinode GMIM Adolf Katuuk-Wenas. Sambutan juga disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, disusul pesan Paskah dari Uskup Manado Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, MSC.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Utusan Khusus Presiden RI Bidang Energi sekaligus penggagas Paskah Nasional di Sulawesi Utara, Hashim S. Djojohadikusumo, jajaran Forkopimda Sulut, pimpinan dan anggota DPRD Sulut, para kepala daerah se-Sulawesi Utara, tokoh masyarakat nasional, tokoh agama dan gereja, tokoh adat, hingga tokoh pemuda.
Dari unsur Kementerian Agama, tampak hadir Kepala Kanwil Kemenag Sulut, Ulyas Taha, Direktur Urusan Agama Katolik Salman Habeahan, serta Kepala Biro SDM Kemenag RI H. Muhammad Zain. Usai ibadah, suasana semakin semarak dengan panduan MC Choki Sihotang dan penampilan artis rohani Yeshua Abraham serta Maria Shandi. Sekitar 70 ribu jemaat lintas gereja memadati lokasi kegiatan.
Perayaan Paskah Nasional tahun ini mengusung tema “Kristus Bangkit Memperbaharui Kemanusiaan Kita”, yang menegaskan pesan toleransi, persatuan, dan damai. Tema tersebut sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai “laboratorium kebersamaan” yang hidup dalam semangat moderasi beragama dan harmoni sosial. Kehadiran Kementerian Agama dalam perayaan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk terus merawat kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....