Saefur Rochim: Perlindungan Desain Industri Kunci Inovasi dan Daya Saing Produk
- 17 Jun 2026 12:29 WIB
- Mamuju
RRI.CO.ID, Mamuju – Kakanwil Kemenkum Sulbar Saefur Rochim tekankan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual desain industri. Tujuannya dorong inovasi dan naikkan daya saing produk nasional di era digital.
Pernyataan disampaikan saat tanggapi IP Talks #12 bertema “Tren Desain Produk dan Peluang Pelindungan Kekayaan Intelektual di Indonesia”, Rabu 17 Juni 2026 via Zoom.
Saefur Rochim nilai desain industri tak hanya jadi pembeda tampilan produk, tapi juga aset bernilai ekonomi yang layak dapat perlindungan hukum.
“Desain yang lahir dari kreativitas masyarakat memiliki nilai komersial yang besar. Karena itu, perlindungan hukum terhadap desain industri menjadi penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus mendorong para kreator terus berinovasi,” ujar Kakanwil Kemenkum Sulbar.
IP Talks #12 digelar DJKI RI untuk beri wawasan tren desain produk era digital. Pembahasan soroti peluang, tantangan teknologi, dan peran KI untuk naikkan nilai tambah produk Indonesia di pasar kompetitif.
Narasumber jelaskan desain industri fokus pada bentuk, garis, warna, dan kesan estetis produk. Beda dengan paten yang ke fungsi teknis.
Indonesia terapkan prinsip _first to file_. Hak eksklusif diberikan ke pihak pertama kali daftar. Karena itu DJKI dorong desainer, pelaku UMKM, akademisi, dan pelaku usaha segera daftarkan karya desainnya.
Perkembangan AI dan 3D printing buka peluang baru, tapi juga tingkatkan potensi peniruan desain. Kondisi itu perkuat pentingnya kesadaran perlindungan KI.
DJKI juga ajak masyarakat manfaatkan program dan fasilitas pendaftaran KI. Desain industri dipandang aset tidak berwujud bernilai ekonomi tinggi dan beri keuntungan kompetitif.
Saefur Rochim harap ilmu dari IP Talks kuatkan kapasitas Kanwil Kemenkum Sulbar untuk edukasi dan dampingi masyarakat soal KI.
“Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan komunitas kreatif perlu terus diperkuat agar ekosistem inovasi dapat berkembang secara berkelanjutan,” tambah Saefur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....