Wisata Gunung Bromo Ditutup, Hanya Boleh untuk Penduduk Lokal
- 17 Jun 2024 17:54 WIB
- Malang
KBRN, Probolinggo : Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akan menutup kawasan wisata Gunung Bromo selama empat hari. Itu dilakukan karena warga tengger sedang melakukan upacara Yadna Kasada.
Penutupan selama empat hari itu dimulai pada Jumat (21/6/2024) pukul 00.00 WIB, hingga Senin (24/6/2024) pukul 24.00 WIB.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Hendro Widjanarko mengatakan, aturan tersebut diterbitkan sesuai dengan hasil kesepakatan warga Tengger dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).
“Jadi yang mau liburan di tanggal itu lebih baik ditunda saja dulu agar umat Hindu Tengger ini bisa beribadah dengan khidmat,” kata Hendro, Senin (17/6/2024).
Dipastikan selama waktu itu kawasan wisata Bromo boleh dikunjungi penduduk lokal saja. Bahkan selama acara Kasada berlangsung, masyarakat juga dilarang menggunakan knalpot brong, serta membawa sound system atau speaker di wilayah lautan pasir atau sekitar Pura Agung.
“Wisata Gunung Bromo, mentigen, savana, Bukit Kedaluh, dan destinasi wisata lainnya di kawasan TNBTS, silahkan datang lagi pada Selasa (25/6/2024),” ucapnya.
Ia juga berharap agar ibadah warga Tengger berjalan lancar, tertib, tanpa adanya halangan, dan huru hara.
Sementara itu, sejumlan pegiat wisata Gunung Bromo akan memanfaatkan waktu libur itu untuk dilakukan pembersihan sampah di sejumlah kawasan usai upacara yadna kasada.
“Ya setiap tahun kalau kasada, memang kami libur, selain untuk menghormati, kami juga ingin berbagi, minimal kami mengadakan pembersihan sampah usai kasada," timpal Choirul, Wakil Perkumpulan Penyedia Jasa Layanan Akomodasi dan Transportasi (Patra) Probolinggo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....