Spot Indonesia Kenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Jatim Park 3
- 21 Agt 2026 15:16 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Spot Indonesia di Museum Musik Dunia, Jatim Park 3, menghadirkan beragam alat musik tradisional Nusantara sebagai bagian dari pengalaman mengenal kekayaan budaya Indonesia. Pengunjung dapat melihat rindik, gamelan, sapek, kecapi, seruling, hingga gula gending dalam satu ruang sekaligus mencoba memainkan rindik dan gamelan.
Koleksi tersebut memperlihatkan keberagaman musik tradisional yang berkembang di berbagai daerah Indonesia dengan bentuk, karakter suara, dan cara memainkan yang berbeda. Kehadiran berbagai instrumen dalam satu area memberikan gambaran mengenai kekayaan budaya yang tumbuh dari beragam latar masyarakat Nusantara.
Rindik merupakan salah satu alat musik yang lekat dengan tradisi musik Bali, sementara gamelan dikenal memiliki hubungan erat dengan kebudayaan Jawa dan Bali. Di sisi lain, sapek menjadi alat musik petik yang identik dengan tradisi masyarakat Dayak di Kalimantan, sedangkan kecapi dan seruling hadir dalam beragam tradisi musik di sejumlah wilayah Indonesia.
Pengunjung tidak hanya dapat melihat koleksi, tetapi juga mencoba memainkan rindik dan gamelan yang tersedia di area tersebut. Aktivitas interaktif ini memberikan pengalaman langsung kepada pengunjung untuk mengenali cara menghasilkan bunyi dari alat musik tradisional.
Manajer Operasional Museum Musik Dunia Jawa Timur Park 3, Mulyanto, mengatakan Spot Indonesia menjadi bagian dari upaya memperkenalkan musik tradisional melalui pengalaman langsung. “Kami ingin koleksi alat musik Indonesia disini dapat menjadi pengenalan yang sederhana bagi pengunjung terhadap kekayaan budaya Nusantara,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).
Menurut Mulyanto, kesempatan melihat dan mencoba alat musik secara langsung dapat menjadi pengalaman awal bagi pengunjung untuk mengenal budaya dari berbagai daerah. “Ketika mereka dapat melihat langsung berbagai alat musik dan mencoba beberapa di antaranya, kami berharap muncul rasa ingin tahu untuk mengenal lebih jauh budaya dari berbagai daerah di Indonesia,” katanya.
Keberadaan koleksi tersebut juga menjadikan Spot Indonesia sebagai bagian dari wisata edukasi budaya, terutama bagi keluarga dan kelompok pelajar. Pengunjung dapat mengenali alat musik berdasarkan bentuk dan karakteristiknya sambil memahami bahwa setiap instrumen memiliki latar budaya dan sejarah yang berkaitan dengan masyarakat penggunanya.
Momentum peringatan kemerdekaan turut memberikan konteks bagi pengunjung untuk melihat keberagaman musik sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. Jika perjuangan kemerdekaan menunjukkan perjalanan bangsa dalam mencapai kedaulatan, keberagaman alat musik menunjukkan kekayaan budaya yang tumbuh dari berbagai daerah di Indonesia.
Pengalaman di Spot Indonesia dapat berlangsung melalui aktivitas sederhana seperti mengamati koleksi, membandingkan bentuk instrumen, hingga mencoba memainkan rindik dan gamelan. Cara tersebut membuat pengenalan budaya berlangsung secara visual dan interaktif, sehingga sejarah serta tradisi musik Nusantara dapat ditemui dalam pengalaman rekreasi di museum.
Spot Indonesia di Museum Musik Dunia pada akhirnya mempertemukan koleksi musik tradisional, aktivitas interaktif, dan pengenalan budaya dalam satu kawasan. Rindik, gamelan, sapek, kecapi, seruling, dan gula gending menunjukkan bahwa keberagaman musik merupakan bagian dari kekayaan identitas Indonesia yang tetap hadir di tengah perkembangan musik modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....