Jembatan Kaca Bromo Seruni Point Mulai Dibuka
- 28 Jun 2026 10:00 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo – Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyambut dimulainya pre-launching Jembatan Kaca Bromo Seruni Point di kawasan Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Sabtu (27/6/2026). Kehadiran destinasi wisata baru tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing pariwisata Kabupaten Probolinggo sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan penyangga Gunung Bromo.
Jembatan kaca yang disebut sebagai yang pertama di Indonesia itu mulai dibuka untuk masyarakat dengan tarif Rp55 ribu bagi wisatawan domestik dan Rp110 ribu bagi wisatawan mancanegara. Dari jembatan sepanjang 130 meter yang membentang di atas jurang sedalam 83 meter itu, wisatawan dapat menikmati panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru dalam satu bentang alam.
Sebelum dioperasikan, kesiapan jembatan telah diperiksa oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Pemerintah Kabupaten Probolinggo, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Sukapura untuk memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung telah memenuhi standar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur (BGTS) Kementerian PU, Agung Wahyudi, mengatakan Jembatan Kaca Bromo Seruni Point dirancang memiliki umur layanan hingga 50 tahun.
"Lantai jembatan menggunakan laminated glass berbahan tempered glass dengan lapisan SentryGlass Plus (SGP) setebal 25,52 milimeter. Material tersebut telah melalui serangkaian pengujian laboratorium, termasuk uji beban statis maupun simulasi operasional, sehingga dinyatakan aman digunakan sesuai standar teknis yang berlaku," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, mengaku bersyukur karena salah satu atraksi wisata yang telah lama dinantikan akhirnya dapat dinikmati wisatawan.
"Alhamdulillah, momen yang ditunggu akhirnya tiba. Jembatan Kaca akhirnya sudah bisa beroperasi. Kami sangat menaruh harapan besar agar keberadaan Jembatan Kaca ini mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan, khususnya yang masuk melalui pintu gerbang Bromo di wilayah Kabupaten Probolinggo," katanya.
Menurut Heri, keberadaan Jembatan Kaca akan melengkapi beragam destinasi wisata di kawasan Bromo sehingga memberikan pengalaman baru bagi wisatawan.
"Kami berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh wisatawan. Harapan kami, setiap pengunjung pulang membawa pengalaman yang menyenangkan dan kesan baik tentang Kabupaten Probolinggo," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat ikut mempromosikan potensi wisata daerah agar citra Kabupaten Probolinggo sebagai destinasi unggulan semakin dikenal luas.
Di sisi lain, General Manager The Lawu Group, Achmad Ridho, menegaskan pihak pengelola akan mengedepankan aspek keselamatan melalui inspeksi dan pemeliharaan rutin terhadap seluruh fasilitas.
"Kami berkomitmen mengelola Jembatan Kaca Bromo Seruni Point secara profesional dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung. Kami berharap destinasi ini memberikan pengalaman wisata yang berkesan sekaligus berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat kawasan Bromo," katanya.
Melalui kolaborasi pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Probolinggo, dan pihak pengelola, Jembatan Kaca Bromo Seruni Point diharapkan menjadi ikon wisata baru yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperkuat sektor pariwisata daerah, serta memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....