Disporapar Kabupaten Probolinggo Uji Coba Tiket Online, Libatkan Operator Jeep

  • 11 Mei 2026 22:53 WIB
  •  Malang

RRI. CO. ID, Probolinggo – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo mengundang para operator jeep wisata Bromo dalam rangka sosialisasi sekaligus persiapan uji coba kembali penerapan tiket masuk kawasan Bromo secara online.

Uji coba tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 15 Mei 2026, sebagai langkah awal penataan sistem kunjungan wisata yang lebih tertib dan terintegrasi.

Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, mengatakan penerapan tiket online ini bertujuan untuk meningkatkan ketertiban administrasi sekaligus memberikan jaminan keselamatan dan kenyamanan bagi wisatawan.

“Kami dari pemerintah daerah saat ini sedang melakukan uji coba penerapan pembelian tiket kawasan Bromo secara online. Tujuannya yang pertama adalah penertiban administrasi, dan yang kedua memberikan jaminan ketertiban serta keselamatan bagi wisatawan,” ujarnya.

Menurutnya, dengan sistem tiket online, wisatawan diharapkan sudah mengantongi tiket resmi sebelum memasuki kawasan Bromo, sehingga proses pemeriksaan di lapangan menjadi lebih cepat dan efisien.

Heri juga menekankan pentingnya dukungan dari para pelaku wisata, khususnya operator jeep dan travel, agar kebijakan ini dapat berjalan optimal.

“Kami berharap dukungan dari teman-teman pelaku wisata. Tanpa dukungan mereka, sistem yang sudah dibangun tidak akan berjalan maksimal. Mari bersama-sama kita ikuti aturan pembelian tiket online ini,” katanya.

Ia mengakui dalam tahap uji coba masih terdapat kekurangan, baik dari sisi sistem maupun sumber daya manusia. Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan.

“Kekurangan pasti ada, tapi akan terus kami perbaiki. Kami optimistis dengan dukungan semua pihak, sistem ini bisa berjalan tertib, aman, dan lancar,” imbuhnya.

Selain itu, Disporapar juga mengimbau para wisatawan untuk melakukan pembelian tiket secara online sebelum hari keberangkatan, terutama menjelang libur panjang yang diprediksi terjadi lonjakan kunjungan.

“Kami berharap wisatawan bisa membeli tiket satu hari atau beberapa jam sebelum keberangkatan, sehingga saat di checkpoint prosesnya lebih cepat dan tidak menimbulkan antrean,” jelasnya.

Melalui uji coba ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap pengelolaan wisata Bromo ke depan menjadi lebih tertib, profesional, serta mampu memberikan pengalaman yang aman dan nyaman bagi para pengunjung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....