Plt Wali Kota Batu Resmikan Wisata Edukasi Giri Murti di Desa Tlekung
- 23 Apr 2026 07:52 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Penantian panjang para petani di Dusun Gangsiran Putuk, Desa Tlekung, akan kepastian hukum atas tanah mereka kini berbuah manis pada peningkatan kesejahteraan ekonomi. Plt. Wali Kota Batu, Heli Suyanto meresmikan Wisata Edukasi Giri Murti sebagai pusat pengembangan agroforestri terpadu.
Kegiatan ini merupakan bentuk tasyakuran atas keberhasilan Program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang telah mengubah status lahan hutan menjadi kawasan produktif bagi masyarakat setempat.
Perjuangan Panjang Sejak 2023
Heli Suyanto mengenang kembali komitmen pemerintah dalam mengawal Program Percepatan Tanah Kehutanan pada tahun 2023. Perjuangan tersebut mencapai titik terang saat Presiden Joko Widodo menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) TORA kepada warga Desa Tlekung.
Pemanfaatan lahan tersebut kini dikelola secara profesional oleh Koperasi Produsen Merah Putih Puthuk Sejahtera melalui unit usaha Giri Murti.
"Melihat lahan ini sekarang, saya merasa sangat bangga. Dahulu kita berjuang untuk kepastian hukumnya, dan hari ini kita melihat tanah ini telah menghidupi masyarakat melalui pengelolaan yang luar biasa oleh KTH Guyub Rukun," ujar Heli Suyanto, dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4).
Konsep Agroforestri Terpadu dan Pendampingan Akademis
Kawasan Giri Murti tidak hanya difungsikan untuk sektor pertanian konvensional, namun telah bertransformasi menjadi destinasi wisata edukasi yang komprehensif. Beberapa fasilitas yang kini tersedia antara lain:
- Wisata Edukasi Kopi: Menampilkan proses dari hulu ke hilir.
- Akomodasi: Tersedianya homestay bagi wisatawan.
- Kuliner Tradisional: Sajian khas lokal yang dikelola warga.
Pengembangan kawasan ini juga melibatkan aspek intelektual melalui pendampingan dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), guna memastikan tata kelola wisata berjalan secara berkelanjutan.
Komitmen Pemerintah Terhadap Infrastruktur
Heli Suyanto memberikan apresiasi tinggi kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Guyub Rukun yang berhasil menerapkan prinsip keseimbangan antara ekonomi dan pelestarian lingkungan. Ia menekankan pentingnya filosofi “Mangun Karsa, Ngopeni Alam, Nguripi Budaya” sebagai fondasi pembangunan desa.
"Giri Murti adalah contoh nyata bahwa jika alam dirawat (diopeni), maka alam akan menghidupi kita. Pemerintah Kota Batu berkomitmen untuk terus mendukung, terutama dalam penguatan infrastruktur jalan dan fasilitas pendukung agar akses ke pusat edukasi kopi ini semakin mudah," tegas Heli.
Acara peresmian yang berlangsung di tengah asrinya perkebunan kopi ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Junrejo, serta tokoh masyarakat setempat, menandai babak baru kemandirian ekonomi petani Desa Tlekung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....