Mikutopia Batu, Wisata Dunia Jamur yang Viral
- 20 Mar 2026 14:01 WIB
- Malang
Poin Utama
- Mikutopia di Kota Batu dipadati pengunjung saat masa trial opening dengan suasana ramai di berbagai wahana dan spot foto.
- Konsep unik “Dunia Jamur” serta promo tiket gratis menjadi daya tarik utama wisatawan dari berbagai daerah.
- Antusiasme tinggi pengunjung menjadikan Mikutopia cepat populer sebagai destinasi wisata baru di Batu.
RRI.CO.ID, Malang - Destinasi wisata di Kota Batu kembali bertambah dengan hadirnya Mikutopia yang berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Mengusung konsep unik nan menggemaskan, tempat rekreasi ini menawarkan pengalaman menjelajahi “Dunia Jamur” yang terinspirasi dari estetika Super Nintendo World di Jepang. Sejak memasuki masa trial opening pada 14 hingga 20 Maret, Mikutopia langsung mencuri perhatian publik dan menjelma menjadi primadona baru, dengan lonjakan jumlah pengunjung yang signifikan setiap harinya.
Antusiasme pengunjung terlihat dari berbagai testimoni yang datang dari luar maupun dalam kota. Anne, warga Surabaya, mengaku sengaja datang karena penasaran dengan konsep unik yang ditawarkan. “Saya lihat di media sosial dan langsung tertarik, ternyata memang semenarik itu, tempatnya lucu dan cocok buat foto-foto,” ujarnya kepada RRI, Kamis (19/3/2026). Sementara itu, Titis, warga Malang, mengaku senang dengan hadirnya destinasi wisata baru di Kota Batu. “Akhirnya ada lagi tempat wisata baru di Batu, jadi punya pilihan liburan yang berbeda tanpa harus jauh-jauh keluar kota,” ungkapnya.
Nama Mikutopia sendiri menyimpan filosofi yang menarik. Kata “Miku” diambil dari bahasa Jepang yang berarti jamur, sementara “Topia” atau “Utopia” berasal dari bahasa Yunani topos yang berarti tempat. Perpaduan makna ini menggambarkan sebuah ruang imajinatif yang penuh warna dan keceriaan. Hal tersebut tercermin dari desain kawasan yang dipenuhi bangunan serta ornamen berbentuk jamur berwarna-warni, menciptakan suasana bak negeri dongeng yang memanjakan mata sekaligus menjadi spot foto favorit pengunjung.
Kreativitas pengelola juga terlihat dari penamaan berbagai wahana yang terinspirasi dari jenis-jenis jamur. Mulai dari Oyster Coaster sebagai wahana roller coaster, Shimeji yang menghadirkan sensasi perjalanan kereta unik, Portobello berupa trampoline yang seru untuk anak-anak, hingga bianglala bernama Lactavarius yang menyuguhkan panorama indah dari ketinggian. Seluruh konsep ini dirancang untuk memberikan pengalaman rekreasi yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga berbeda dari destinasi wisata pada umumnya.
Selama masa trial opening hingga 20 Maret, pengunjung dapat menikmati area Mikutopia secara gratis. Namun, bagi yang ingin merasakan keseruan 20 wahana yang tersedia, pihak pengelola menyediakan tiket terusan seharga Rp 40 ribu untuk hari kerja (weekday) dan Rp 50 ribu saat akhir pekan (weekend). Setelah periode promo berakhir, harga tiket akan kembali normal menjadi Rp 45 ribu untuk tiket reguler dan Rp 95 ribu untuk tiket terusan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....