Explore BoonPring Jogging Wisata Malang Semarakkan Pasar Rakyat
- 12 Jan 2026 09:37 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Januari 2026 belum genap dua pekan, aktivitas Jogging Wisata Malang (JWM) sudah sambangi BoonPring.
Daerah tujuan wisata itu salah satu ekowisata unggulan lereng Semeru. Lokasinya di Desa Wisata Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
JWM Explore BoonPring pada Minggu (11/1/2026) menjadi kegiatan rutin pembuka 2026 komunitas lari santai tersebut.
Penantian lumayan panjang setelah JWM terakhir kalinya mengeksplor alam Boonpring, Turen sampai Hutan Pinus Semeru, Wajak pada September 2023.
Bedanya, peserta ekslor perdana Boonpring hampir 2,5 tahun lalu tidak sampai belasan pelari. Sedangkan pada akhir pekan dasarian kedua Januari itu lebih dari 200 peserta.
Keseruan terlihat di sepanjang rute lari sejauh lebih dari 5 kilometer. Ratusan pelari terbagi dalam lima grup kecepatan atau pace. Mulai dari tempo kecepatan sedang sampai pace santai.
Kelompok pertama dilepas dari titik start sekitar pukul 06.45 WIB di lapangan depan panggung utama. Lokasinya di antara kolam renang dan Waduk Andeman sisi barat.
Secara bergelombang dengan selisih antara 3-5 menit antar grup, mereka beriringan berlari ke timur arah jembatan penghubung menuju Pasar Rakyat.
Jembatan lengkung dengan pegangan besi dan pondasi cor warna merah membentang ke utara di antara Sumber Dem dan Sumber Krecek.
Rute melewati pinggir utara arboretum, dan selatan Pulau Sekarsari, serta tengah-tengah stan UMKM yang rimbun di bawah Hutan Bambu Andeman seluas 36,8 hektar itu terasa syahdu.
Apalagi cuaca redup saat itu dinaungi awan mendung. Tepat melintasi jembatan atas danau jadi spot menarik. Khususnya bagi fotografer maupun videografer mengabadikan momen.
Sampai rute ujung timur pasar rakyat, pelari diarahkan ke barat. Di sepanjang jalur tanah alias off road yang becek mulai menghadapi tantangan jalanan licin menanjak maupun menurun.
Sebagian rute samping sungai irigasi membuat jalur menyempit. Di sisi lain, sebelah kiri atau selatan rute tersaji pemandangan sawah terasiring. Alhasil jadi latarbelakang asyik berfoto.
Setelah melewati utara wisata edukasi pengolahan limbah organik Black Soldier Fly Boonpring dan Kolam Pemancingan Sumber Rejeki berganti jalan cor Dusun Kampung Anyar, Sanankerto.
Kemudian berganti jalan aspal saat memasuki Dusun Garotan, Desa Bringin, Kecamatan Wajak. Tepat di depan gerbang Wana Wisata Winong Camp Ground mendekati Km 3 sebagai pos minum (water station).
"Explore kali ini two in one. Selain di Ekowisata Boonpring di Turen, pelari bisa merasakan suasana Hutan Pinus Winong di Wajak," sebut Kapten JWM Rudianto saat briefing jelang start.
Kesempatan istirahat sejenak untuk minum di perbatasan dua kecamatan ini tak disia-siakan peserta berfoto mendekati loket wisata hutan pinus Winong yang terasa adem.
Dari dalam camp ground terdengar suara musik pengantar senam aerobik. Dari informasi petugas setempat, komunitas pemilik Suzuki Karimun sedang gathering di hutan Winong.
Perjalanan peserta JWM Explore Boonpring berlanjut dengan rute menanjak dan menurun bergantian di Dusun Garotan yang juga bagian dari lereng Gunung Semeru.
Selanjutnya kembali ke Waduk Andeman melalui jalur utara. Rute mengarah ke lapangan Sumber Towo dan finis di Pasar Rakyat yang mulai ramai pedagang maupun pengunjung.
Puluhan pedagang kuliner pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah BoonPring pun ketiban rejeki dari pelari. Registrasi Rp30.000 kembali ke peserta dengan berbagai benefit fasilitas.
Di antaranya, tiket masuk Rp10.000, water station, buah potong segar, refreshment air mineral, isotonik (Rp10.000), dan tukar koin uang Boon Rp10.000 untuk transaksi di Pasar Rakyat.
"Serunya pol, rute naik turun pol," ujar Dwi, salah seorang peserta asal Kota Malang mengomentari rute hampir 6 kilometer dengan selisih elevasi sekitar 150 meter tersebut.
Keseruan masih berlanjut setelah seluruh pelari finis dan menikmati refeshment. Apalagi sajian kuliner dari Pasar Rakyat yang beraneka pilihan menu sesuai selera pengunjung.
Selain hiburan musik karaoke panitia dan elektone pengelola BoonPring, event explore kali ini dipanaskan senam zumba.
Jarak lari 5 km dalam suasana mendung yang dirasa kurang jauh membuat peserta semakin antusias membakar kalori dengan zumba di depan panggung Pasar Rakyat di akses menuju Alun-alun BoonPring dan Omah Dukun.
Dipimpin Anandia Novirika sekaligus master of ceremony eksplor kali itu, kesunyian hutan bambu BoonPring yang dulunya bernama Taman Wisata Andeman terasa lebih pecah berkat energiknya peserta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....