Pemkab Probolinggo Kembangkan Wisata Sektor Timur
- 08 Jan 2026 17:26 WIB
- Malang
KBRN, Probolinggo: Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo menyusun travel pattern kawasan Bermi yang meliputi Kecamatan Krucil, Tiris, dan Gading. Langkah ini dilakukan sebagai strategi memperkuat arah pengembangan pariwisata berbasis kawasan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi melalui Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Umi Subiyantiningsih mengatakan, penyusunan travel pattern bertujuan memetakan rute perjalanan wisata serta mengintegrasikan potensi destinasi unggulan antar desa di kawasan Bermi.
“Travel pattern kawasan Bermi ini kami susun agar pengembangan wisata tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling terhubung antar destinasi dan desa. Dengan begitu, wisatawan dapat menikmati rangkaian destinasi dalam satu kawasan,” ujar Umi.
Ia menjelaskan, proses penyusunan travel pattern dilakukan melalui beberapa tahapan. Tahap awal diawali dengan rapat pada Senin (24/11/2025) di Kantor Bupati Probolinggo yang melibatkan kepala desa wisata serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di kawasan Bermi.
“Pada tahap awal, setiap desa diminta mengusulkan destinasi unggulan melalui formulir yang telah disiapkan. Usulan tersebut menjadi dasar pemetaan potensi wisata di masing-masing desa,” jelasnya.
Tahap selanjutnya dilakukan melalui rapat kedua secara daring pada Selasa (30/12/2025). Rapat ini membahas hasil usulan desa, mengevaluasi kesiapan destinasi, serta mematangkan konsep travel pattern yang akan ditawarkan kepada pelaku industri pariwisata.
Sebagai puncak kegiatan, Disporapar Kabupaten Probolinggo menggelar Travel Dialog pada Selasa (6/1/2026) di Bermi Eco Park, Kecamatan Krucil. Kegiatan ini memberikan ruang bagi kepala desa, Pokdarwis, dan pengelola destinasi untuk mempresentasikan potensi wisata yang dimiliki kepada pelaku industri perjalanan.
Travel Dialog tersebut dihadiri oleh travel agent profesional Jawa Timur, DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Probolinggo, DPC Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (AITTA) Probolinggo, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.
Melalui penyusunan travel pattern kawasan Bermi ini, Disporapar berharap terbangun kerja sama promosi dan pemasaran wisata yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, pengelola destinasi, dan pelaku industri pariwisata.
“Harapan kami, travel pattern ini tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi dapat diimplementasikan sebagai paket wisata yang dipasarkan secara luas, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat,” pungkas Umi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....