Duta Pengangguran, Destinasi Agro-Eduwisata Baru di Kota Malang

  • 06 Des 2025 16:43 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Kota Malang kini memiliki destinasi agro-eduwisata baru bernama Duta Pengangguran, yang diresmikan sebagai kawasan wisata petik anggur, edukasi pertanian modern, sekaligus ruang rekreasi keluarga di pusat kota.

Berlokasi di Bareng, Kecamatan Klojen, kawasan ini menjadi transformasi aset hasil kolaborasi Pemerintah Kota Malang dengan Polbangtan dan KPKNL melalui skema pemanfaatan barang milik negara yang sebelumnya tak terkelola optimal.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa pemanfaatan aset ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan nilai tambah sekaligus memperluas alternatif wisata kota.

“Selama ini ada aset BMN kementerian yang kurang terurus. Dengan pengelolaan baru ini, nilai aset bisa meningkat, memberi manfaat ekonomis, dan menjadi kawasan wisata unggulan. Wisata petik anggur seperti ini tidak banyak di Indonesia dan bisa menjadi destinasi baru Kota Malang,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).

Wahyu menilai keberadaan Duta Pengangguran sebagai bukti nyata pembangunan berbasis kreativitas masyarakat dan informasi publik.

“Saya sangat mengapresiasi hadirnya wisata edukasi petik anggur ini. Selain menawarkan rekreasi, kawasan ini juga menjadi tempat belajar bagi warga. Kota Malang memang didominasi wisata buatan, sehingga kehadiran agro-eduwisata seperti ini menambah variasi destinasi yang sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Duta Pengangguran diharapkan menjadi ikon baru agro-eduwisata di Kota Malang. Kawasan ini menawarkan berbagai aktivitas menarik, antara lain petik anggur langsung dari kebun,

edukasi budidaya anggur dari bibit hingga panen,

greenhouse edukasi untuk pelajar dan masyarakat umum, spot foto dan sudut informasi pertanian modern, serta ruang belajar agro-kreatif untuk generasi muda.

Duta Pengangguran juga menghadirkan puluhan UMKM lokal dan menggelar lelang amal, di mana seluruh hasil akan disalurkan untuk kegiatan sosial di sekitar kawasan. Pengelola juga membuka peluang kolaborasi dengan sekolah, UMKM, komunitas pertanian, hingga kreator konten untuk mempromosikan potensi agro-eduwisata Malang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....