Trans Jatim Disambut Baik Wali Kota Batu
- 21 Nov 2025 14:30 WIB
- Malang
KBRN, Batu : Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa kehadiran Trans Jatim menjadi kebutuhan yang sudah terlalu lama tertunda bagi kawasan aglomerasi Malang Raya.
Menurutnya, moda transportasi ini bukan sekadar tambahan layanan, tetapi instrumen strategis untuk merapikan mobilitas publik dan menahan laju kepadatan lalu lintas yang semakin tidak terkendali, terutama di Kota Batu.
“Trans Jatim adalah opsi transportasi yang sudah lama kita nantikan untuk memperkuat konektivitas sekaligus mengintervensi kepadatan lalu lintas, terutama di Kota Batu,” ujar Nurochman, Jumat (21/11/2025).
Menurut dia, pola pergerakan masyarakat, baik wisatawan maupun warga lokal, selama ini membuat tekanan lalu lintas meningkat tajam pada akhir pekan dan masa liburan. Kehadiran Trans Jatim dinilai dapat menggeser sebagian pergerakan itu dari kendaraan pribadi ke angkutan umum yang lebih terstruktur.
“Moda ini bisa mengurangi tekanan lalu lintas pada momen-momen puncak. Kami mendorong warga Batu menjadikan Trans Jatim sebagai pilihan mobilitas menuju Malang Raya. Tarifnya terjangkau dan rutenya menjangkau banyak titik,” lanjutnya.
Layanan Trans Jatim yang masuk ke Kota Batu mengoperasikan 14 armada, dengan 7 bus berangkat dari Kota Batu dan 7 lainnya dari Terminal Hamid Rusdi Kota Malang.
Rute lintasannya meliputi Hamid Rusdi – Terminal Landungsari – Terminal Kota Batu, dan terhubung dengan jaringan Bus Gajayana sebagai simpul integrasi layanan.
Pemkot Batu menyebut layanan ini sebagai salah satu langkah konkret memperbaiki konektivitas regional dan menurunkan volume kendaraan masuk Kota Batu, terutama pada jalur-jalur wisata yang selama ini menjadi titik macet kronis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....