Batu Art Flower Carnival 2025 Digelar Meriah

  • 26 Okt 2025 19:51 WIB
  •  Malang

KBRN, Batu : Pemerintah Kota Batu menyelenggarakan Batu Art Flower Carnival (BAFC) 2025 pada Minggu (26/10/2025). Acara ini dipusatkan di sepanjang Jalan Panglima Sudirman dan menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-24 Kota Batu.

Karnaval yang dimulai dari Alun-alun hingga Balai Kota Among Tani tersebut menarik perhatian warga di sepanjang rute. Mereka menyaksikan parade mobil hias dan peserta berkostum yang menggunakan materi utama dari tanaman hias lokal.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, menyatakan bahwa jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan. Terdapat 67 kontingen yang berpartisipasi, lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

"Peserta tidak hanya dari Kota Batu, tapi juga dari luar daerah seperti Malang Raya, Pasuruan, Semarang, hingga Sumenep," ujar Onny.

Ia merinci, kontingen internal Kota Batu terdiri dari perwakilan desa/kelurahan, SKPD, perbankan, destinasi wisata, instansi vertikal, serta berbagai kelompok seni dan budaya.

Tahun ini, BAFC mengusung tema "Pesona Harmoni Alam dan Budaya Kota Batu Sae." Onny menjelaskan bahwa tema tersebut diambil untuk menggambarkan keseimbangan antara potensi alam dan kekayaan budaya di Kota Batu.

"Event ini bukan sekadar parade, tetapi juga dilombakan. Tujuannya untuk mendorong inovasi para pelaku seni, budaya, dan pariwisata," terangnya.

Para pemenang lomba, lanjutnya, akan diumumkan dalam ajang Batu Tourism Award, sebuah acara penghargaan tahunan bagi insan pariwisata.

Di lokasi yang sama, Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan BAFC. Menurutnya, acara ini tidak hanya berfungsi sebagai tontonan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi.

"Lewat ajang ini, kami ingin mengenalkan produk unggulan Kota Batu, yaitu tanaman hias. Banyak komoditas bunga kita yang sudah diekspor, dan ini jadi cara untuk memperluas pasar hingga mancanegara," ungkap Nurochman.

Nurochman, atau Cak Nur, menambahkan bahwa kegiatan ini turut melibatkan pelaku UMKM dan PKL di sepanjang rute. Ia juga menyebut adanya peningkatan permintaan bunga hias kepada petani lokal menjelang acara.

"Ini bukti bahwa potensi lokal bisa diolah jadi daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi," imbuhnya.

Dalam momentum HUT ke-24 Kota Batu, Nurochman menyatakan bahwa Pemkot telah menyiapkan sejumlah kebijakan baru yang berfokus pada peningkatan ekonomi, pariwisata, UMKM, dan pertanian.

"Pemerintahan ke depan harus terbuka dan menyerap aspirasi masyarakat. Hanya dengan sinergi, kemakmuran Kota Batu bisa terwujud," tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....