Lonjakan Wisatawan Ancam Kelestarian Gunung Bromo
- 29 Jan 2025 21:55 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Gunung Bromo menghadapi tantangan serius akibat lonjakan wisatawan yang menyebabkan kemacetan, kerusakan lingkungan, dan penurunan kualitas kunjungan, mengancam kelestarian.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, mengungkapkan bahwa infrastruktur terbatas seperti jalan, tempat parkir, dan fasilitas sanitasi tidak mampu menampung jumlah wisatawan yang terus meningkat.
"Akibatnya, lingkungan sekitar Bromo mengalami kerusakan, mulai dari sampah berserakan hingga erosi tanah," ujarnya, Rabu (29/1/2025).
Selain itu, rendahnya kesadaran wisatawan terhadap kelestarian lingkungan memperburuk kondisi. Banyak pengunjung membuang sampah sembarangan dan melakukan aktivitas yang merusak alam.
Lonjakan wisatawan juga berdampak pada masyarakat sekitar, terutama keterbatasan sumber daya seperti air bersih dan meningkatnya harga kebutuhan pokok.
Berbagai upaya telah dilakukan, seperti pembatasan kuota pengunjung, peningkatan fasilitas, dan sosialisasi pentingnya menjaga lingkungan. Namun, langkah-langkah ini masih belum cukup efektif.
Sebagai solusi jangka panjang, pemerintah dan pihak terkait perlu meningkatkan kapasitas infrastruktur, menegakkan aturan lebih ketat, mengembangkan wisata alternatif, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
"Gunung Bromo adalah aset berharga bagi Indonesia. Mari bersama menjaga keindahannya agar dapat dinikmati generasi mendatang," pungkas Rudijanta.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....