Pawon Bu Bekti: Dari Keisengan, Kini Menjadi Bisnis
- 06 Des 2025 07:23 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Di tengah kondisi yang serba sulit setelah usaha catering miliknya terhenti total, Ibu Yayuk justru berani mencoba peruntungan baru dengan memulai usaha Pawon Bu Bekti. UMKM kuliner asal Perumahan Candirenggo Asri, Singosari, Malang, ini menjadi salah satu usaha rumahan yang mampu bertahan sejak berdiri di tahun 2021, tepat saat pandemi.
Awalnya, Ibu Yayuk memang memiliki basic memasak karena sebelumnya pernah mengelola kantin di Divisi 2 Kostrad. Dari sanalah ia mulai merambah produk siap saji seperti sambal berbagai varian dan kripik pisang. Sambal tongkol suwir menjadi produk paling laris, sedangkan varian kripik coklat jadi favorit banyak pelanggan.
“Saat mencoba ditaruh ke pasar, Alhamdulillah diterima di lidah masyarakat. Dari yang awalnya coba-coba akhirnya jadi usaha beneran,” kata Bu Yayuk, Sabtu (6/12/2025).
Produk Pawon Bu Bekti cukup beragam: mulai sambal tongkol, sambal cumi, ayam suwir, daging, teri medan, hingga pecel. Sedangkan untuk kripik, ia memilih pisang kepok sebagai bahan utama karena lebih renyah dan enak. Semua proses dilakukan dari rumah, dan bila pesanan membludak, ia memanggil tenaga tambahan. Menariknya, kripik bisa bertahan hingga satu tahun berkat kemasan alumunium foil, sedangkan sambal bisa tahan sampai dengan enam bulan.
Dalam hal pemasaran, Ibu Yayuk memanfaatkan media sosial meski mengaku masih gaptek. Namun penjualan terbesar justru datang dari kerja sama dengan beberapa outlet yang menjual oleh-oleh khas Malang. Setiap outlet bisa memesan ratusan kemasan tergantung momen, terutama saat liburan atau hari besar.
“Kalau liburan itu biasanya PO bisa sampai dua kali lipat”, tuturnya. Ia juga rutin membuat hampers saat menjelang Lebaran sesuai permintaan pelanggan.
Meski usahanya terbilang stabil, dukungan komunitas UMKM tetap menjadi hal penting bagi Ibu Yayuk. Ia mengaku banyak belajar tentang harga, legalitas, hingga cara mengemas produk. Kini Pawon Bu Bekti sudah memiliki NIB, PIRT, dan sertifikat halal. Ke depannya, Ibu Yayuk berharap produknya bisa dikenal lebih luas dan dijual ke lebih banyak daerah. (Fadila Fauziana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....