Keripik Tempe Raihan Menuju Pasar Lebih Luas
- 05 Jun 2025 09:22 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Kripik Tempe Raihan yang berbasis di Sumanding, telah berkembang sejak memulai produksi sendiri pada tahun 2020. Meskipun masih mengandalkan tempe dari sentra produksi Sanan, usaha yang dikelola oleh Yesi Ika Putri ini telah menunjukkan ketahanan dan inovasi dalam menghadapi tantangan pemasaran dan distribusi.Dalam wawancara eksklusif, Yesi mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama dalam mengembangkan bisnisnya adalah distribusi ke luar kota.
“Kalau dikirim jauh, sering kali keripik menjadi remuk. Saya tidak mau mengambil risiko yang bisa merugikan konsumen,” ujar Yesi pada Kamis (5/6/2025)
Saat ini Keripik Tempe Raihan masih dipasarkan melalui WhatsApp dan promosi dari mulut ke mulut. Meskipun demikian, produk ini tetap memiliki keunggulan dibandingkan kompetitor lain.
“Keripik kami lebih renyah dan tidak berminyak karena menggunakan minyak berkualitas. Selain itu, rasanya pun beragam, mulai dari original, balado, jagung manis, keju, hingga barbeque,” tambahnya.
Dalam satu minggu, usaha ini mampu menjual sekitar 150 kemasan keripik. Namun, permintaan bisa meningkat signifikan pada momen tertentu seperti Lebaran. Meskipun masih berkembang, Keripik Tempe Raihan telah menjadi bagian dari usaha mikro yang berkontribusi dalam mempertahankan cita rasa khas keripik tempe Indonesia. Dengan strategi pemasaran yang lebih kuat dan dukungan dari masyarakat, usaha ini berpotensi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. (AA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....