Valentine, Sejarah dan Momentum Kasih Sayang Lebih Bermakna

  • 09 Feb 2026 10:19 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang diperingati setiap 14 Februari di berbagai belahan dunia. Momen ini dikenal sebagai waktu untuk mengekspresikan cinta, perhatian, dan apresiasi kepada orang-orang terdekat dalam kehidupan.

Secara umum, perayaan Valentine identik dengan pemberian bunga, cokelat, dan kartu ucapan. Namun, makna Valentine tidak sekadar pertukaran hadiah, melainkan ungkapan perasaan tulus dan perhatian melalui tindakan sederhana yang mempererat hubungan antarmanusia.

Dalam praktiknya, Hari Valentine sering dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan, seperti makan malam bersama atau kegiatan kebersamaan lainnya. Simbol-simbol seperti hati, burung dara, dan figur Cupid turut memperkuat citra romantis perayaan ini.

Sejarah Hari Valentine memiliki latar belakang yang panjang dan beragam. Salah satu kisah yang dikenal adalah legenda Santo Valentinus, seorang pendeta di Roma pada abad ke-3 yang menentang larangan pernikahan dari Kaisar Claudius II dengan menikahkan pasangan muda secara diam-diam hingga akhirnya dihukum mati pada 14 Februari.

Seiring perkembangan zaman, makna Valentine semakin meluas. Tidak hanya dirayakan oleh pasangan, Hari Kasih Sayang juga dimaknai sebagai kesempatan untuk menunjukkan kepedulian kepada keluarga, sahabat, dan sesama melalui tindakan kebaikan, empati, dan solidaritas sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....