Bahaya Ibadah tanpa Ilmu, Ustadz Amsiyono Ingatkan Pentingnya Memahami Agama
- 07 Mei 2026 06:28 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Umat Islam diingatkan agar tidak hanya menjalankan ibadah sebatas rutinitas tanpa memahami makna dan tujuan syariat. Pesan itu disampaikan Ustadz Dr. H. Amsiyono Q.A., SH, S.Ag., M.Sy dalam program Tausyiah Mutiara Pagi PRO 1 RRI Malang yang mengangkat tema “Keutamaan Orang yang Dipahamkan Agama”.
Dalam kajiannya, Ustadz Amsiyono menekankan pentingnya menuntut ilmu agama agar setiap ibadah dilakukan dengan kesadaran dan pemahaman yang benar. Menurutnya, orang yang dipahamkan agama merupakan hamba yang sedang diberikan kebaikan besar oleh Allah SWT.
Ia mengutip hadis Rasulullah SAW: “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan memahamkannya tentang agama.” (HR. Bukhari dan Muslim).
“Hidup ini jangan hanya ikut-ikutan. Sholat sekadar sholat, puasa sekadar puasa, tapi tidak paham tujuan ibadahnya. Orang yang dipahamkan agama akan memahami mengapa ia beribadah dan untuk siapa ia hidup,” ungkapnya, Kamis (7/5/2026).
Ustadz Amsiyono menjelaskan, pemahaman agama tidak hadir begitu saja, melainkan harus dicari melalui proses belajar yang sungguh-sungguh. Semangat menuntut ilmu, menghadiri majelis ilmu, dan mendalami ajaran Allah serta Rasul-Nya menjadi tanda seseorang sedang dibimbing menuju kebaikan.
Sebaliknya, orang yang enggan belajar agama berpotensi kehilangan arah hidup karena tidak memahami tujuan ibadah dan hakikat penghambaan kepada Allah SWT.
“Orang yang tidak dipahamkan agama akhirnya hanya meniru tanpa tahu makna. Padahal ibadah itu bukan sekadar gerakan, tetapi bentuk kedekatan kepada Allah,” katanya.
Dalam tausyiah tersebut, ia juga mengutip Surat At-Taubah ayat 122 yang menjelaskan pentingnya sebagian umat Islam memperdalam ilmu agama:
“Tidak sepatutnya bagi orang-orang mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.”
Menurutnya, ayat tersebut menunjukkan bahwa menjaga keberlangsungan ilmu agama merupakan tugas penting umat Islam. Sebab tanpa adanya orang-orang yang belajar dan memahami agama, umat akan kehilangan pedoman hidup.
Selain itu, ia juga mengutip Surat Fathir ayat 28:
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama.”
Ayat ini, kata dia, menegaskan bahwa semakin seseorang memahami agama, maka semakin besar pula rasa takut dan kedekatannya kepada Allah SWT.
Ustadz Amsiyono menambahkan, usia manusia sejatinya terus berkurang setiap hari. Karena itu, masa hidup yang ada seharusnya digunakan untuk memperdalam ilmu agama agar ibadah semakin berkualitas dan hati semakin dekat kepada Allah.
“Orang yang memahami agama akan merasakan bahwa ibadah bukan beban, melainkan kebutuhan hidup. Semakin paham agama, semakin dekat pula hubungannya dengan Allah SWT,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....