Peran Dupa dalam Ritual Suci Hindu

  • 18 Feb 2026 20:54 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Dupa menjadi salah satu sarana upakara yang wajib hadir dalam persembahyangan umat Hindu. Hal ini disampaikan I Dewa Nyoman Supariasa, MPS dari Parisada Hindu Dharma Indonesia Kota Malang dalam program Mimbar Agama Hindu di Pro 1 RRI Malang.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan setidaknya terdapat enam arti dan fungsi dupa dalam konsep agama Hindu.

Pertama, sebagai upa saksi atau saksi persembahyangan. Dupa yang menyala menjadi simbol bahwa umat tengah melaksanakan sembahyang. Kedua, sebagai pengantar doa. Asap dupa yang membumbung tinggi dipercaya membawa doa menuju Sang Hyang Widhi.

Ketiga, aroma dupa berfungsi membersihkan ruangan sekaligus batin umat yang bersembahyang. Keempat, dupa merupakan simbol Dewa Agni sebagai perantara utama dalam ritual yadnya.

Kelima, dupa membantu meningkatkan konsentrasi. Keharumannya menciptakan suasana damai sehingga umat lebih fokus saat meditasi maupun sembahyang. Keenam, secara filosofis dupa melambangkan pengorbanan dan pengabdian tulus, karena ia terbakar habis demi menyebarkan keharuman.

Selain makna, warna dan jumlah dupa juga memiliki fungsi tersendiri. Dupa berwarna kuning atau cokelat muda digunakan untuk sembahyang umum. Warna merah dipakai untuk permohonan khusus, hitam untuk meditasi, dan hijau digunakan dalam upacara bagi orang yang telah meninggal dunia.

I Dewa Nyoman Supariasa juga menekankan pentingnya mantra dalam penggunaan dupa. Mantra saat meletakkan dupa bermakna permohonan agar Tuhan menajamkan nyala dupa seperti sinar suci-Nya. Sementara mantra saat menghaturkan dupa bertujuan menyucikan sarana tersebut agar persembahyangan tidak sia-sia.

“Mantra wajib diucapkan sebelum persembahyangan. Itu bagian penting agar yadnya berjalan sesuai ajaran Weda,” tegasnya, Rabu, 18 Februari 2026.

Melalui pemahaman ini, umat diharapkan tidak hanya menggunakan dupa sebagai kebiasaan ritual, tetapi juga memahami makna mendalam di balik setiap asap yang membumbung ke angkasa sebagai simbol pertemuan manusia dengan Tuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....