Taubat Sejati yang Diterima Sebelum Dihisab

  • 11 Nov 2025 11:10 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang: Tak ada manusia yang sempurna, dan setiap insan pasti pernah salah. Namun, menurut Ustaz Dr. H. Amsiono, S.H., S.Ag., M.Sy., pintu taubat selalu terbuka selama seseorang mau kembali dengan sungguh-sungguh kepada Allah SWT.

Dalam program Mutiara Pagi RRI Malang bertema Menghisap Diri Di Dunia Sebelum Akhirat, Jumat (7/11/2025), beliau menjelaskan makna taubatan nasuha, taubat yang diiringi penyesalan mendalam, berhenti dari dosa, dan tekad kuat untuk tidak mengulanginya. “Allah tidak menolak taubat siapa pun, selama dia sungguh-sungguh. Yang ditolak hanyalah taubat yang main-main,” tegasnya.

Tanda taubat diterima bukan hanya dari ucapan, tapi perubahan sikap. “Kalau setelah bertaubat kita merasa lebih tenang, lebih sabar, dan lebih dekat dengan Allah, berarti hati kita sudah disentuh oleh kasih sayang-Nya,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya memohon ampun sebelum ajal tiba. “Jangan tunggu besok untuk berubah. Setiap kali kita sadar dan menyesal, itulah panggilan lembut dari Allah agar kita pulang,” katanya menyentuh.

Ustaz Amsiono menutup dengan pesan penuh harapan. “Selama matahari masih terbit dari timur, ampunan Allah takkan tertutup. Jangan malu untuk kembali, karena Allah mencintai hamba yang mau memperbaiki diri,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....