Menjadi Pahlawan di Zaman yang Berubah

  • 10 Nov 2025 13:00 WIB
  •  Malang

KBRN, Malang : Setiap 10 November, bangsa Indonesia kembali menundukkan kepala mengenang perjuangan para pahlawan. Dari Surabaya 1945, semangat itu terus hidup sebagai api keberanian dan pengorbanan demi kemerdekaan. Namun delapan puluh tahun lebih berlalu, makna kepahlawanan kini menuntut tafsir baru.

Perjuangan hari ini tidak lagi di medan tempur bersenjata, tetapi di medan pengabdian, kejujuran, dan tanggung jawab. Musuh kita bukan penjajah berseragam, melainkan ketidakpedulian, korupsi, kemiskinan, serta kerusakan moral dan lingkungan.

Di tengah arus digital dan perubahan zaman, nilai-nilai kepahlawanan kerap terpinggirkan oleh gemerlap kepentingan pribadi. Padahal, setiap warga negara memiliki ruang untuk menjadi pahlawan, sekecil apa pun perannya.

Seorang guru yang tetap mengajar di pelosok di Malang Selatan dan berbagai pelosok di tanah air, tenaga medis yang melayani tanpa pamrih, petani yang bertahan menanam di tengah cuaca tak menentu seperti sekarang, hingga jurnalis yang menyuarakan kebenaran, mereka adalah wajah-wajah kepahlawanan masa kini.

Momentum Hari Pahlawan 2025 seharusnya tidak hanya diperingati dengan upacara dan karangan bunga, tetapi menjadi pengingat agar bangsa ini tidak kehilangan kompas moralnya. Nilai keberanian, keikhlasan, dan cinta tanah air harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, yakni bekerja jujur, melayani sepenuh hati, dan menjaga persatuan di tengah perbedaan.

LPP RRI Malang berpandangan, tema Hari Pahlawan Nasional 2025 “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan", bukan sekadar slogan seremonial. Ia adalah pesan agar setiap generasi mampu menjadikan semangat para pahlawan sebagai inspirasi dalam menata masa depan bangsa, lebih adil, lebih bersih, dan lebih bermartabat.

Pahlawan sejati tidak menunggu masa perang untuk berjuang, namun ia hadir di setiap langkah kecil yang menebar manfaat bagi sesama.

Penulis : Diana Rusnawati (Kepala LPP RRI Malang)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....