Fenomena Childfree di Kalangan Gen Z
- 14 Agt 2025 16:06 WIB
- Malang
KBRN, Malang: Belakangan, istilah childfree semakin sering muncul dalam perbincangan publik, terutama di kalangan generasi muda. Childfree merujuk pada keputusan pasangan suami istri untuk tidak memiliki anak, berbeda dengan childless yang terjadi karena faktor di luar kendali, seperti masalah kesehatan (Eva, 2021).
Fenomena ini mulai banyak diperbincangkan di Indonesia setelah sejumlah figur publik, menyampaikan secara terbuka alasan mereka memilih childfree. Faktor yang melatarbelakangi keputusan ini beragam, mulai dari prioritas karier, pertimbangan ekonomi, hingga pandangan pribadi tentang pengasuhan anak.
Dalam kajian psikologi sosial, childfree dapat dilihat melalui beberapa konsep, di antaranya social cognition atau bagaimana masyarakat membentuk persepsi terhadap fenomena ini, serta social influence yang mencakup peran media sosial dan tokoh publik dalam mempengaruhi opini.
Meski semakin dikenal, childfree tetap menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Di satu sisi, ada pandangan bahwa keputusan ini merupakan hak pribadi yang tidak melanggar hukum. Di sisi lain, sebagian masyarakat memegang teguh nilai tradisional dan ajaran agama yang mendorong pasangan untuk memiliki keturunan (Farraz & Hidayatul, 2022).
Sejumlah ahli menilai, penting untuk melihat fenomena ini secara menyeluruh melibatkan sudut pandang budaya, sosial, agama, dan psikologis agar dapat memahami alasan di balik pilihan hidup tersebut tanpa terburu-buru memberikan penilaian. (JR)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....