Arema FC Waspadai Karakter Spanyol Bhayangkara Presisi Lampung FC
- 05 Okt 2026 11:00 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Arema FC pantang jemawa jelang menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga lanjutan Super League di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu (10/10/2026). Tim pelatih Singo Edan menaruh kewaspadaan ekstra terhadap transformasi skuad lawan yang kian agresif di bawah kendali arsitek anyar asal Spanyol, Oscar Bruzon.
Kewaspadaan kubu tuan rumah bukan tanpa alasan. Sejak memastikan tiket promosi ke kasta tertinggi, tim berjuluk The Guardian tersebut konsisten menambal kelemahan dengan merekrut pilar-pilar berkelas.
Masuknya gelandang serang eksplosif Moussa Sidibé, disusul kehadiran juru gedor Allano Lima dan Milan Ristovski, melipatgandakan intensitas gempuran tim tamu.
Asisten Pelatih Arema FC Andre Caldas menyoroti lonjakan kualitas lawan pascamerombak materi pemain secara masif. Perubahan komposisi tersebut dinilai sukses menyuntikkan dimensi serangan yang jauh lebih berbahaya.
"Kami sudah menganalisis rekaman sejumlah pertandingan mereka. Laga nanti jelas berjalan sangat sengit karena lawan memiliki keunggulan fisik prima dan paham betul cara mengalirkan bola," beber Caldas di sela persiapan tim, Senin (5/10/2026).
Ancaman Bhayangkara Presisi Lampung FC kian nyata menyusul pergeseran filosofi bermain di bawah polesan Bruzon. Karakter sepak bola Spanyol yang mengedepankan sirkulasi cepat membuat sang tamu gemar mendikte penguasaan bola. Situasi itu menuntut barisan gelandang Arema FC bekerja ekstra keras demi memutus rantai distribusi umpan sejak lini kedua.
Untuk meredam skenario tersebut, Singo Edan terus mematangkan simulasi taktikal di Stadion Kanjuruhan. Pembenahan organisasi pertahanan dan kedisiplinan transisi negatif menjadi menu utama latihan. Sektor bek sayap juga ditempa khusus guna mengunci akselerasi tusukan Sidibé dari sisi lapangan.
Kendati bertindak sebagai tuan rumah dengan sokongan atmosfer ribuan Aremania, Caldas mengingatkan anak asuhnya agar tidak kehilangan fokus barang sedetik pun.
"Bhayangkara tim yang menyukai permainan berbasis penguasaan bola, sehingga kami harus mempelajari celah mereka secara detail. Pertandingan 10 Oktober di Kanjuruhan bakal sangat berat dan kami wajib siap seratus persen," tegas juru taktik berpaspor Brasil tersebut.
Tambahan tiga poin di hadapan publik sendiri menjadi target mutlak Singo Edan demi menjaga tren positif sekaligus mengamankan posisi di papan atas klasemen sementara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....