Pesta Lima Gol di Solo, Pelatih RANS Nusantara FC Kas Hartadi Masih Belum Puas

  • 04 Okt 2026 06:29 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Penebusan tuntas diperagakan RANS Nusantara FC di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (3/10/2026) malam. Menjamu PSBS Biak pada pekan ke-18 Pegadaian Championship 2026/2027, armada The Phoenix mengamuk dan menggulung tamunya dengan skor telak 5-1.

Hasil ini membayar lunas perih kekalahan 1-2 dari Deltras FC di kandang sendiri pekan lalu. Penyerang impor asal Norwegia, Jan Martin Hoel Andersen, menjadi bintang lapangan lewat gelontoran hat-trick (38’, 57’, 77’). Dua gol pelengkap lainnya disumbangkan Dedik Setiawan pada menit ke-10 dan sontekan pemain pengganti Aqsa Aqyuba di menit ke-66.

Namun, pesta setengah lusin gol minus satu itu nyatanya tak lantas membuat Kas Hartadi semringah. Sang juru taktik justru menyimpan rasa kurang puas terhadap penyelesaian akhir anak asuhnya.

"Secara pribadi saya masih kurang puas dengan permainan malam ini. Sebetulnya kami punya peluang untuk mencetak lebih dari lima gol," tegas Kas Hartadi dalam sesi konferensi pers usai laga.

"Pekerjaan rumah kami jelas, masalah finishing harus segera diperbaiki untuk pertandingan-pertandingan ke depan," imbuhnya.

Kemenangan telak RANS sejatinya tak diraih dengan instan. Sempat unggul lewat Dedik, alur serangan RANS kerap terbentur rapatnya barisan pertahanan Badai Pasifik. Kas mengakui timnya sempat buntu saat lawan menumpuk pemain di lini tengah, bahkan PSBS sempat mencuri gol balasan melalui Wafi Naufal Rinaldi di menit ke-41.

"Menyerang lewat tengah selalu kandas. Karena itu, saya langsung merombak taktikal dengan memaksimalkan tusukan dari sisi sayap kanan dan kiri," ungkap mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.

Instruksi itu terbukti manjur di paruh kedua. Mengandalkan kecepatan sektor flank, RANS membombardir pertahanan PSBS Biak hingga lahir tiga gol tambahan. Meski begitu, Kas tetap memberi catatan merah pada gol semata wayang lawan yang bersarang ke gawang timnya. "Gol lawan murni karena pemain belakang kehilangan konsentrasi," keluhnya.

Determinasi tinggi armada The Phoenix malam itu diakui bek senior Dias Angga Putra lahir dari tekad bulat di ruang ganti. Menurutnya, sengitnya persaingan grup membuat tim tak boleh lagi membuang poin.

"Di grup kami ini persaingan sangat ketat. Kami menyatukan tekad untuk bangkit dan meraih kemenangan. Bersyukur tiga poin ini menjadi modal yang sangat bagus untuk menatap laga selanjutnya," ujar Dias.

Kemenangan 5-1 kian sempurna lantaran RANS menutup laga tanpa sebiji pun kartu kuning, menegaskan dominasi permainan yang bersih sekaligus taktis hingga peluit panjang ditiup wasit Armyn Dwi Suryathin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....