Bopas Malang Teguhkan Kebersamaan lewat Perayaan HUT Ke-4
- 11 Sep 2026 15:39 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Semangat kebersamaan dan persaudaraan mewarnai perayaan hari jadi ke-4 komunitas Bobotoh Pasundan Malang (Bopas) yang digelar di Arema Gym, Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (9/9/2026). Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi warga Pasundan yang merantau dan menetap di Malang Raya.
Mengusung tema “Ngarangkul nu bisa sajalan, Baturan nu bisa ngahargaan” atau Merangkul yang bisa berjalan bersama, Menjadi teman yang saling menghargai, kegiatan tersebut dihadiri sekitar 80 anggota Bopas dari berbagai wilayah di Malang Raya dan sekitarnya.
Perayaan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Acara diawali dengan pemotongan tumpeng dan tiup lilin sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan komunitas selama empat tahun. Selanjutnya, para anggota menikmati hidangan khas Sunda berupa nasi liwet, mengikuti pembagian doorprize, hingga sesi foto bersama dan menyanyikan chant Persib Bandung.
Ketua Bopas Malang, Kang Rea, mengatakan komunitas tersebut lahir dari semangat kebersamaan para Bobotoh yang berada di perantauan. Bopas resmi berdiri pada 9 September 2022 berawal dari koordinasi sejumlah Bobotoh saat menyambut kunjungan Ketua Viking ke Malang.
“Waktu itu kami mengadakan rapat koordinasi untuk berada dalam satu tribun dengan Aremania. Dari situlah Bopas lahir sebagai wadah bersama,” ujarnya.
Menurutnya, selama empat tahun perjalanan Bopas, pencapaian yang paling berkesan adalah terjalinnya silaturahmi antarsesama warga Sunda yang tinggal di Malang dan sekitarnya.
“Yang tadinya tidak saling kenal menjadi kenal. Kami bisa mengumpulkan saudara-saudara perantau Sunda, khususnya di Bumi Arema,” katanya.
Sementara itu, Pembina Bopas Malang, Kang Fendry, mengungkapkan jumlah anggota yang terdata di wilayah Jawa Timur kini mencapai sekitar 400 hingga 500 orang. Untuk mendukung koordinasi dan komunikasi, Bopas memiliki basecamp utama di kawasan Sulfat, Kota Malang.
“Kami merangkul anggota dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur. Pusat koordinasi ada di Sulfat agar pemantauan dan komunikasi antaranggota tetap berjalan lancar,” jelasnya.
Selain aktif menjaga hubungan harmonis dengan berbagai pihak dan mendukung terciptanya keamanan serta ketertiban masyarakat, Bopas juga mulai mempersiapkan diri menyambut kedatangan rombongan Bobotoh pada laga tandang Persib Bandung melawan Arema FC yang dijadwalkan berlangsung pada Desember mendatang.
Di sisi lain, sesepuh Bopas, Mayor Bambang, mengingatkan pentingnya menjaga nilai kesetaraan dan persatuan di dalam komunitas. Ia berharap seluruh anggota terus menjaga kekompakan tanpa memandang latar belakang sosial.
“Intinya menjaga silaturahmi, baik sesama Bopas maupun dengan Aremania. Kita harus tetap kompak tanpa membedakan status sosial. Kita satu jiwa, satu rasa, dan satu kemauan,” tegasnya.
Melalui semangat kebersamaan yang terus dijaga, Bopas berkomitmen menjadi komunitas yang solid, inklusif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Malang Raya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....