Pembahasan Pengelolaan Kanjuruhan Capai 90 Persen, Arema FC Siapkan Skema Bisnis

  • 30 Agt 2026 08:55 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Upaya Arema FC untuk mengelola Stadion Kanjuruhan secara mandiri memasuki tahap akhir. Iwan Budianto (IB), CEO Arema FC menyebut pembahasan antara klub dengan pemerintah pusat terkait rencana tersebut telah mencapai sekitar 90 persen.

Informasi itu disampaikan Iwan dalam podcast Arema FC Official TV. Menurutnya, pembahasan melibatkan tiga kementerian, yakni Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian UMKM.

Jika terealisasi, pengelolaan secara mandiri dinilai dapat memberikan ruang lebih besar bagi Arema FC untuk mengembangkan dan memanfaatkan stadion. Pengelolaan tidak hanya diarahkan untuk kebutuhan pertandingan sepak bola, tetapi juga kegiatan lain yang memiliki nilai ekonomi.

"Jika dikelola oleh klub, maka banyak nilai lebih yang bisa diambil. Kita bisa memperbaiki fasilitas penonton, bahkan menjadikannya pusat kegiatan ekonomi, tidak hanya untuk sepak bola tapi juga event lain seperti konser musik," ujar Iwan, Minggu (30/8/2026).

Iwan mengatakan manajemen Arema FC telah menyiapkan rencana bisnis apabila pengelolaan stadion dapat direalisasikan. Skema tersebut diarahkan agar operasional stadion berjalan secara profesional dan berkelanjutan, bukan sebatas penggunaan atau penyewaan untuk setiap kegiatan.

Rencana tersebut sekaligus membuka peluang pengembangan fungsi Stadion Kanjuruhan sebagai fasilitas yang tidak hanya digunakan untuk pertandingan Arema FC. Berbagai kegiatan lain dapat menjadi bagian dari pemanfaatan stadion apabila skema pengelolaan mandiri terealisasi.

Dalam kesempatan yang sama, Iwan juga mengapresiasi tercapainya catatan zero accident selama satu musim kompetisi penuh. Capaian tersebut disebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari kepolisian, TNI, panitia pelaksana hingga Aremania.

Menurut Iwan, catatan tersebut menunjukkan adanya proses pembenahan dalam penyelenggaraan pertandingan Arema FC dan keterlibatan suporter dalam menjaga keamanan pertandingan.

Iwan juga mengajak seluruh elemen Aremania ikut menjaga keberlangsungan Arema FC. Dukungan suporter dinilai tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan klub, termasuk ketika Arema FC berupaya mengembangkan pengelolaan fasilitas yang menjadi markasnya.

Pembahasan pengelolaan Stadion Kanjuruhan selanjutnya masih bergantung pada penyelesaian proses dengan pemerintah pusat. Jika kesepakatan tercapai, Arema FC akan memiliki ruang lebih besar untuk merencanakan pemanfaatan dan pengembangan stadion secara jangka panjang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....