Cari Bibit Potensial, Pemkab Pasuruan Gelar Bupati Cup 2026 Pasuruan Super League

  • 24 Agt 2026 15:15 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Pasuruan - Turnamen Sepakbola Bupati Cup Tahun 2026 Pasuruan Super League, kembali digelar. Sebagai tanda dimulainya event tahunan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke 1097 ini, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melakukan drawing (pengundian) tim kecamatan yang akan bertanding melalui fase grup, baik Grup A, B, C dan Grup D.

Drawing ini dilaksanakan di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, Senin (24/8/2026) siang.

Pantauan di lokasi, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini melakukan drawing bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Pasuruan, Diano Vela Fery; Kadispora Agus Masjhadi; Kadishub Didgo Sutjahjo serta Kadiskominfo, Firdaus Handara.

Hasilnya, Grup A berisikan Tim Nguling FC, Kraton FC, Prigen FC, Bangil FC, Tutur FC dan Pohjentrek FC. Kemudian Grup B terdiri dari Gempol FC, Sukorejo United, Beji United, SS Purwodadi, Pasrepan Putra FC dan Wonorejo FC. Grup C diisi oleh Lekok United, Rembang United, Lumbang Raya FC, Purwosari FC, Digdaya Grati, serta Winongan Maju FC. Sedangkan Grup D terdiri dari Pandaan FCM Gondangwetan FC, Rejoso FC, Tosari FC, Kejayan FC dan Puspo FC.

Dalam sambutannya, Mas Rusdi mengatakan turnamen Pasuruan Super League bukan sekadar pertandingan sepakbola untuk memperebutkan juara. Melainkan bagian dari upaya Pemkab Pasuruan untuk membangun semangat sportivitas, mempererat persaudaraan antar kecamatan, serta menggali dan mengembangkan potensi atlet-atlet sepakbola muda di Kabupaten Pasuruan.

"Saya berharap, melalui kompetisi ini akan lahir bibit-bibit pesepakbola potensial yang nantinya mampu membawa nama baik kabupaten pasuruan, baik di tingkat regional, nasional, bahkan hingga tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Dengan hasil drawing yang sudah dilakukan secara terbuka, Mas Rusdi berharap dapat diterima dengan lapang dada oleh seluruh peserta. Apalagi hadiah tahun ini sama dengan tahun lalu, yakni total 250 juta.

"Jangan melihat siapa lawan kita, tetapi lihat bagaimana kita mempersiapkan diri untuk memberikan yang terbaik. Mari kita jadikan bupati cup antar kecamatan ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kabupaten Pasuruan melalui olahraga," harapnya.

Ke depan, Mas Rusdi juga mengajak seluruh peserta maupun penonton untuk menciptakan atmosfer pertandingan yang fairplay dan sportif, sehingga nantinya dapat menjadi hiburan yang positif bagi masyarakat.

"Mari kita dukung tim masing-masing dengan semangat, tetapi tetap menjaga ketertiban, keamanan, persaudaraan serta kondusifitas wilayah," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasuruan, Agus Masjhadi menjelaskan dalam turnamen ini, seluruh pemainnya berasal dari wilayah kecamatan sendiri-sendiri. Dalam artian dilarang memasukkan pemain dari luar wilayah kecamatan itu sendiri.

"Murni dan tercatat sebagai warga Kecamatan yang bersangkutan. Contohnya dari Pandaan ya Pandaan semua, tidak boleh transfer pemain dari luar wilayah atau bahkan luar pasuruan," jelasnya.

Soal komposisi pemain disepakati bahwa masing-masing tim kecamatan diisi oleh pemain junior berusia 16-20 tahun sebanyak 5 orang, dan sisanya pemain senior berusia 21-35 tahun.

Kata Agus, tujuannya tak lain agar ada bibit-bibit pemain muda yang nantinya bisa berpotensi memperkuat skuad Persekabpas maupun Pasuruan United.

"Kalau kata Pak Bupati, diharapkan dari talenta muda di masing-masing kecamatan ini ada yang potensial dan bisa mengisi klub-klub yang ada di Kabupaten Pasuruan, yakni Pasuruan United dan Persekabpas," harapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....