Matheus Blade Kembali Merapat, Puji Kerangka Skuad Singo Edan yang Makin Solid

  • 10 Jul 2026 08:28 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang - Komposisi legiun asing Arema FC perlahan tapi pasti mulai komplet menjelang bergulirnya musim baru. Palang pintu tangguh asal Brasil, Matheus Blade, akhirnya resmi menampakkan batang hidungnya dalam sesi latihan rutin Singo Edan.

Kendati baru bergabung setelah rekan-rekan setimnya mencuri start latihan sejak sepekan lalu, Blade langsung menunjukkan profesionalismenya dengan melahap habis seluruh menu latihan fisik tanpa canggung. Kembalinya sang "tukang jagal" lini belakang ini membawa angin segar sekaligus suntikan optimisme luar biasa bagi internal tim.

Pemain yang dikenal dengan gaya main lugas dan tanpa kompromi tersebut mengaku sangat girang bisa kembali merumput di bumi Arema. Faktor krusial yang membuatnya begitu percaya diri menatap kompetisi ke depan adalah langkah taktis manajemen yang berhasil mempertahankan mayoritas pilar penting dari musim lalu.

Kebijakan menjaga kerangka utama ini dinilai Blade sebagai keputusan yang sangat tepat agar chemistry tim tidak perlu dirombak total atau dibangun kembali dari nol.

"Saya sangat senang bisa kembali ke sini, terutama karena ada banyak pemain dari musim kemarin yang tetap bertahan di dalam tim," cetus Blade dengan nada antusias, Jumat (10/7/2026).

Pergerakan agresif manajemen Arema FC di bursa transfer domestik juga tak luput dari radar apresiasi Blade. Kedatangan deretan amunisi lokal baru dinilai langsung mendongkrak level kompetisi dan kualitas dalam sesi latihan, yang otomatis memperdalam kedalaman skuad Singo Edan.

"Saya juga senang karena pemain-pemain lokal yang datang untuk musim ini memiliki kualitas yang sangat bagus. Skuad ini sekarang jauh lebih kompak dan memiliki mentalitas yang kuat untuk melakukan hal yang lebih baik dari musim kemarin," imbuh pemain bertubuh kekar tersebut.

Menatap musim keduanya bersama Arema FC, pemain yang mencatatkan statistik impresif lewat tekel-tekel bersihnya pada musim lalu ini enggan bersikap egois. Blade menegaskan bahwa pencapaian individu yang mentereng hanyalah bonus dari performa kolektif tim yang solid di lapangan hijau.

"Kalau target pribadi, semua pemain pasti punya keinginan untuk memberikan yang terbaik dan menonjol. Tapi menurut saya, performa individu yang bagus itu baru akan keluar kalau permainan tim secara kolektif sudah berjalan dengan baik. Jadi, fokus pertama saya adalah berjuang demi tim, baru setelah itu memikirkan statistik pribadi," pungkasnya menyudahi pembicaraan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....