Bek Sayap Robi Darwis Dikontrak Arema FC Dua Musim, Siap Jinakkan Tekanan
- 03 Jul 2026 14:42 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Arema FC bergerak cepat dalam memperkuat komposisi tim menyongsong musim baru. Manajemen Singo Edan resmi mengamankan servis bek sayap potensial, Robi Darwis. Pemain yang dikenal memiliki mobilitas tinggi ini diikat dengan kontrak jangka panjang demi mendongkrak performa lini belakang Arema FC.
Proses perpindahan Robi ke Malang rupanya berjalan sangat mulus. Menjelang berakhirnya kompetisi musim lalu, ia sempat dilanda ketidakpastian mengenai kelanjutan kariernya. Namun, manajemen Arema FC bergerak taktis dan menunjukkan keseriusan besar untuk memboyongnya.
"Kebetulan itu kan ada beberapa waktu liga mau selesai kan? Terus saya belum ada kepastian untuk masa depan saya ke mana kan? Terus saya coba hubungin agensi saya. 'Bang,' saya bilang, 'coba carikan klub,' saya bilang. Ada beberapa tuh beberapa tim yang minat saya juga, tapi saya melihat keseriusan itu ada datang dari Arema. Saya bilang, nah di situ alhamdulillahnya tuh negosiasinya berjalan lancar, jadi nggak banyak liku-liku nunggu lama," ungkap Robi Darwis menceritakan kronologi transfernya.
Faktor jaminan menit bermain dan visi klub yang jelas menjadi alasan kuat bagi pemain berposisi bek sayap ini untuk menerima pinangan Arema FC. Ia mengaku ingin memberikan kontribusi maksimal bagi klub yang benar-benar mengapresiasi kemampuannya.
"Kalau saya sendiri yang penting si timnya serius, apalagi kan saya harapannya punya menit bermain. Dan saya juga ingin mengangkat yang di mana tim yang meminati saya. Saya di Arema dikontrak dua musim," tegasnya mengenai durasi masa bakti bersama Singo Edan.
Sebagai perantau baru di Kota Malang, Robi tidak menampik bahwa dirinya sempat mengalami culture shock, terutama dengan kultur komunikasi lokal. Ia mengaku sempat dibuat kebingungan oleh tradisi boso walikan (bahasa terbalik) khas Aremania yang sering ia dengar di lingkungan tim.
"Masih belajar, cuman agak sedikit kaget aja sih, bingung. Karena kayak 'Sam' atau misalkan 'Ibor', kaget saya. Ternyata, oh ternyata pas saya tanya yang udah lama di sini, ternyata di Malang emang banyak jadi dibalikan," katanya sembari tertawa mengingat namanya sendiri dipanggil 'Ibor'.
Menutup perbincangan, pemain anyar Arema FC ini menegaskan kesiapannya mentalnya dalam menghadapi tekanan besar dari suporter fanatik. Baginya, tekanan di dalam maupun di luar lapangan adalah hal yang lumrah asalkan dihadapi dengan kepala dingin.
"Beban itu tergantung dari mindset kita. Setinggi apa pun tekanan, kalau kita masih bisa berpikir positif, insyaallah berjalan lancar. Apalagi ditanya kapan nikah kan? Kita tenang aja, yang penting aman aja. Salam Satu Jiwa, Arema!" pungkasnya optimistis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....