Resmi: Derby Jatim Arema FC vs Persebaya Geser ke Bali
- 23 Apr 2026 20:17 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC resmi mengonfirmasi pemindahan lokasi pertandingan pekan ke-30 Super League 2025/2026 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Laga derby klasik Jawa Timur tersebut dipastikan bergeser ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Keputusan strategis ini diambil menyusul terbitnya dua dokumen resmi otoritas keamanan dan regulator liga:
- Surat Rekomendasi Polres Malang Nomor: B/666 /IV/YAN.2.1./2026 tertanggal 21 April 2026, yang menyarankan laga tidak digelar di Stadion Kanjuruhan demi stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
- Circular Penyesuaian Venue PT Liga Indonesia Nomor: 371/LI-KOM/IV/2026 tertanggal 22 April 2026, yang menetapkan Stadion I Wayan Dipta sebagai lokasi resmi pertandingan.
Prioritas Keamanan dan Kelancaran Kompetisi
Ketua Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, menegaskan bahwa pihaknya menaruh hormat setinggi-tingginya terhadap pertimbangan teknis kepolisian. Menurutnya, kepatuhan terhadap regulasi adalah bentuk profesionalisme klub dalam menjaga kondusifitas Malang Raya.
"Kami telah menerima surat resmi dan menghormati pertimbangan keamanan yang ada. Fokus kami saat ini adalah memastikan manajemen operasional di Bali berjalan cepat dan tepat agar pertandingan tetap terlaksana sesuai jadwal," ujar Erwin saat ditemui di Malang, Kamis (23/4/2026).
Erwin menambahkan, koordinasi dengan pengelola Stadion Kapten I Wayan Dipta dan otoritas keamanan di Bali tengah dipacu untuk menjamin standar penyelenggaraan tetap terpenuhi meskipun bermain di luar kandang.
Apresiasi Atas Kedewasaan Presidium Aremania
Meski mengakui adanya rasa kekecewaan karena belum bisa membuktikan kesiapan Stadion Kanjuruhan untuk laga besar, manajemen Arema FC memberikan apresiasi khusus kepada Presidium Aremania. Langkah diplomasi yang dilakukan suporter melalui komunikasi elegan dengan Kapolda Jatim dan Kapolres Malang dinilai sebagai bukti nyata kedewasaan suporter.
"Kedewasaan Aremania saat ini adalah catatan moral yang sangat berharga bagi klub. Upaya Presidium untuk berdialog secara kondusif menunjukkan bahwa kepentingan keselamatan dan nama baik kota jauh lebih utama dibanding ego sektoral," tegas Erwin.
Imbauan Menjaga Kondusifitas
Menutup keterangannya, Panpel Arema FC mengimbau seluruh suporter untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh narasi negatif di media sosial. Pihak klub berharap Aremania dapat memberikan dukungan moril secara bijak, mengingat fokus utama tim saat ini adalah meraih hasil maksimal di Bali.
"Mari tunjukkan bahwa kita adalah suporter yang taat hukum. Tetaplah bersatu dan jaga kondusifitas bangsa demi masa depan sepak bola Malang yang lebih baik," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....