Badai Kartu Merah Persulit Arema FC di Laga usai Lebaran Lawan Malut United

  • 11 Mar 2026 07:11 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Arema FC harus menelan kekalahan 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Bandarlampung, Selasa (10/3/2026) malam. Laga tersebut diwarnai dengan tiga kartu merah untuk pemain Arema serta satu kartu merah untuk ofisial tim.

Kartu merah pertama diberikan kepada Pablo Oliveira pada menit 45+8 setelah wasit Yudai Yamamoto meninjau VAR dan memberi kartu kuning kedua. Dalberto Luan Belo menyusul di menit 70 setelah pelanggaran yang dinilai wasit layak kartu merah langsung.

Sementara itu, Matheus Blade yang baru masuk sebagai pemain pengganti, menerima kartu merah setelah pertandingan usai. Satu ofisial, Rahmat Taufiq Hentihu, juga mendapat kartu merah dari wasit.

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui situasi ini akan mempersulit persiapan tim menjelang laga berikutnya.

"Dengan tiga kartu merah ini, tentu lawan Malut United akan sulit," ujar Marcos Santos usai pertandingan.

Pasalnya, tiga pemain itu adalah kunci permainan Arema di depan dan di lini tengah. Pablo sudah mulai menunjukkan performanya sebelum dikartu merah Yudai.

Kemudian, Blade adalah jantung transisi lini tengah dan lini belakang yang kokoh dan diandalkan Marcos Santos.

Belum lagi, Dalberto merupakan striker tersubur Arema FC dengan 14 gol. Tentu, Marcos Santos harus memutar otak untuk menghadapi Malut United tiga minggu lagi.

Arema FC dijadwalkan menjamu Malut United di Stadion Kanjuruhan pada 3 April 2026, usai libur Lebaran. Dengan sejumlah pemain yang harus absen, tim pelatih perlu menyusun strategi baru untuk menghadapi laga tersebut.

Arema FC masih berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 31 poin.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....