Tafsir Normatif Atas RPD Kota Malang 2024-2026
- 07 Agt 2024 15:47 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Salah satu tujuan Kota Malang dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) yang dipersiapkan dalam periode transisi 2024-2026, adalah mendorong pembangunan menuju kualitas global dengan kearifan lokal.
"Kalau dari RPD itu disebut berkualitas global dan mempertahankan kearifan lokal, tentunya ini adalah suatu hal yang kita dambakan, dan ini juga yang memotivasi saya untuk membahas hal tersebut," kata Muhammad Dahlan, SH, MH, dalam dialog bersama RRI Pro1, Selasa (6/8/2024).
Dahlan mengatakan, jika menginginkan standar global, maka tentu akan mengacu pada Sustainable Development Goals (SDGs). 17 Poin yang ada dalam SDGs tersebut juga merupakan komitmen untuk mencapai kesejahteraan masyarakat sekaligus tetap melestarikan lingkungan.
"Ada 17 indikator dalam SDGs tersebut, yakni no poverty (tanpa kemiskinan), zero hunger (tanpa kelaparan), kehidupan sehat dan sejahtera, dan masih banyak lagi bisa dicek dalam poin-poin SDGs," terangnya.
Dosen di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang tersebut mengungkapkan, permasalahan yang terjadi di Kota Malang saat ini membutuhkan solusi real jika ingin mencapai tujuan tersebut. Masalah kemacetan, banjir, dan lain sebagainya adalah pekerjaan bersama, bukan hanya pemangku kebijakan namun juga masyarakat.
Terlebih saat ini Kota Malang juga sedang bersiap untuk melaksanakan pilkada serentak, yang akan menentukan bagaimana ke depannya.
"Perubahan mindset pada masyarakat bahwa kita bukan objek, tapi sebagai subjek pembangunan perlu dimantapkan. Jadi harapannya adalah, kita akan menjalankan peran masing-masing dengan cara yang paling baik. Nah Pemerintah, betul-betul akan datangkan stakeholder dan memusyawarahkan bersama, sedangkan masyarakat juga patuh aturan, dan tidak menjadi bagian dari persoalan,"
"Masyarakat Kota Malang ini komunikatif kok, dan ini adalah potensi, pasti bisa diajak untuk membangun bareng-bareng karena pada akhirnya semua akan menyadari bahwa Kota ini adalah milik kita bersama," pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....