Mengenal Tawadhu’, Sikap Merendahkan Diri
- 28 Jul 2024 18:52 WIB
- Malang
KBRN, Malang : Tawadhu’ adalah sikap merendahkan diri, tidak sombong, dan tidak merasa lebih baik dari orang lain. Orang yang tawadhu' menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki, baik ilmu, harta, atau kedudukan, semuanya adalah karunia dari Allah SWT. Seperti yang disampaikan Muhammad Musyafa Alfarizky Da’I Cilik RRI Malang, Senin (29/07/2024) sore.
“Tawadhu' adalah sikap merendahkan diri, tidak sombong, dan tidak merasa lebih baik dari orang lain. Orang yang tawadhu' menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki, baik ilmu, harta, atau kedudukan, semuanya adalah karunia dari Allah SWT. Allah berfirman dalam Al-Qur'an surah Al - Furqon ayat 63 yang artinya. Dan hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik.Ayat ini menggambarkan sifat hamba-hamba Allah yang tawadhu'. Mereka berjalan di muka bumi dengan rendah hati, tidak arogan, dan ketika dihadapkan pada kebodohan atau caci maki,mereka menjawab dengan kata-kata yang baik,” katanya.
Hadis: Rasulullah SAW bersabda yang artinya.Tidak akan berkurang harta karena sedekah, dan Allah tidak akan menambahkan kepada seorang hamba yang memberi maaf, kecuali kemuliaan, dan tidaklah seorang merendah diri karena Allah, melainkan Allah akan meninggikannya." (HR. Muslim). Hadist ini mengajarkan kepada kita bahwa sikap tawadhu' justru akan mengangkat derajat seseorang di hadapan Allah SWT,” tambahnya.
Contoh Tawadhu' dari Kehidupan Rasulullah SAW , adalah contoh sempurna dalam tawadhu'. Beliau, meskipun sebagai pemimpin umat dan nabi, tetap hidup sederhana, membantu pekerjaan rumah tangga, dan tidak pernah merasa lebih tinggi dari orang lain. Ketika seorang Badui mendatangi beliau dan gemetar karena hormat,” lanjutnya.
Keutamaan Tawadhu' antara lain, pertama dicintai Allah SWT, Orang yang tawadhu' akan dicintai Allah SWT karena mereka menjalankan perintah-Nya dan meneladani sifat Rasulullah SAW. Kedua, Menghindarkan dari Sifat Sombong: Tawadhu' adalah kebalikan dari sombong. Dengan bersikap rendah hati, kita menghindarkan diri dari sifat sombong yang sangat dibenci oleh Allah. Ketiga, meningkatkan keharmonisan Sosial: Orang yang tawadhu' cenderung mudah bergaul dan disukai oleh masyarakat karena sikapnya yang rendah hati dan tidak memandang rendah orang lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....