Hari Yang Diharamkan Berpuasa bagi Umat Islam
- 18 Jun 2024 19:41 WIB
- Malang
KBRN.MALANG : Hari ini, selasa (18/06/2024). Diacara Ilir -Ilir Pro 4 RRI Malang, bersama da'i kecil Kenzie Ash Shiddiqy, menjelaskan tentang keistimewaan hari Tasyrik.
"Hari Tasyrik merupakan hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 11, 12, dan 13 pada bulan Dzulhijjah kalender Hijriah. Tiga hari tersebut merupakan rangkaian hari penting dalam Islam yang berlangsung tepat, setelah hari raya Idul Adha. Pada Hari Tasyrik itu, umat Islam yang tengah menjalankan ibadah haji sedang menjalani ritual melempar jumrah nih di Mina. ibadah ini merupakan rangkaian yang wajib dijalankan bagi jamaah haji. Di hari yang penuh berkah ini umat Islam dianjurkan untuk menikmati makanan dan minuman sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT.Sementara bagi umat Islam yang tidak menjalankan ibadah haji, dan mampu secara finansial artinya cukup rezekinya, dianjurkan untuk berkurban binatang yang telah ditentukan, yaitu domba, kambing, sapi, dan unta." Jelasnya.
"Waktu untuk menyembelih hewan kurban ini dimulai setelah salat Idul Adha seperti di perumahan kenzie. Atau pada tanggal 10 Dzulhijjah hingga matahari terbenam di tanggal 13 Dzulhijjah atau pada akhir Hari Tasyrik." Lanjutnya.
"Ada banyak keutamaan Hari Tasyrik yang perlu diketahui agar kita sebagai umat Islam senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Nabi Muhammad SAW bersabda, "Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaraka wa Ta’ala adalah hari Idul Adha dan yaumul qorr (Hari Tasyrik)” (Hadist Riwayat Abu Daud). Seperti hari raya Idul Fitri, pada hari raya Idul Adha dan Hari Tasyrik, umat Islam diharamkan untuk menjalankan ibadah puasa apaaaaa pun. Baik itu puasa qadha atau puasa sunah. Justru pada Hari Tasyrik, kita semua nih umat Islam dianjurkan, disuruh oleh allah untuk selalu bersyukur atas karunia makanan dan minuman. Maka dianjurkan pada hari itu untuk selalu menikmati hidangan." Terangnya.
"Keutamaan hari tasyrik sebagai waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak takbir juga bersandar pada suatu hadits yang berbunyi, "Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah" (HR Muslim, Ahmad, Abu Daud, AnNasa'i).
Selain itu, Imam Bukhari juga pernah meriwayatkan bahwa Sahabat Umar dan Abu Hurairah mendatangi pasar pada hari-Hari Tasyrik, lalu keduanya bertakbir dan orang-orang pun bertakbir mengikuti takbir keduanya. Wallahu a’lam bisshawab." Katanya menutup pidatonya sore hari ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....