Menjaga Adat Arjowilangun, Legenda Kembar Bersaudara Saling Mencinta

  • 11 Mei 2024 18:06 WIB
  •  Malang

KBRN, MALANG : Sebuah cerita legenda pasti ada disetiap daerah, seperti sebuah cerita legenda dari desa Arjowilangun kecamatan Kalipare Kabupaten Malang, seperti yang diceritakan oleh salah satu Sesepuh Desa Arjowilangun, Mbah Bimo Purwanto.

"Ada sebuah legenda didesa Arjowilangun ini yaitu pengantin Sukoco - Sukeci yang mana mereka ini adalah saudara kembar, anak kembar ini adalah putra dan putri dari Ki Widarto, Ki Widarto marah besar mengetahui jika kedua anaknya saling mencintai dan mengusir Sukoco anak laki - lakinya, dan Sukocopun pergi dari rumah dan ikut Eyang Jugo di padepokannya, karena Sukeci mencintai Sukoco, maka Sukecipun menyusul Sukoco pergi dari rumah. Mereka berdua meminta kepada eyang Jugo untuk dinikahkan, Eyang Jugo mengatakan mereka bisa menikah tapi ada syaratnya yaitu setiap tahun harus mbangun nikah, dan yang bisa menikahkan adalah seseorang yang bernama Kie Demang Mertojiwoyo yang sekarang sedang babad baru di gunung Gurit disebelah selatannya kali Brantas. mereka berdua akhirnya mencari Kie Demang Mertojiwoyo dan menemukannya, dan akhirnya disini didesa Arjowilangun ini dilaksanakan pernikahan Sukoco - Sukeci dan setiap tahun harus mbangun nikah," ungkapnya, Sabtu (11/5/2024).

Setiap tahun saat acara Bersih Desa Arjowilangun ini, selalu dilakukan Kirab penganten Sukoco - Sukeci, sebagai perlambang mbangun nikah pengantin ini.

"Setiap bersih desa harus dilaksanakan kirap penganten Sukoco - Sukeci, ini sebagai perlambang mbangun nikah pengantin dan itu wajib hukumnya bagi warga desa Arjowilangun, jika tidak dilaksanakan kirab penganten Sukoco - Sukeci nanti ditakutkan ada peristiwa yang tidak diinginkan yang menimpa penduduk desa Arjowilangun," terangnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....