Sosok Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Pernah Jadi Santri
- 09 Mei 2024 13:01 WIB
- Malang
KBRN, Pasuruan : Siapa sangka, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Rusdi Sutedjo ternyata jebolan Pondok Pesantren alias seorang santri.
Semasa kecil, anak pertama dari 3 bersaudara pasangan HM. Sutrisno Umar dan Hj. Siti Maslicahah Hasbullah ini ternyata dididik dengan nuansa religi yang sangat kental.
Bahkan selepas tamat SD, kedua orang tuanya memasukkan Rusdi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Selain mondok, juga sekolah layaknya siswa SMP sederajat. Tak ayal, Rusdi kecil bercita-cita menjadi seorang kiyai atau ulama.
Tiga tahun berikutnya, Rusdi memilih melanjutkan pendidikan menengah atasnya di Ponpes Darul Ulum Jombang sampai lulus. Enam tahun sudah Rusdi merasakan nikmatnya sekolah dan mendalami ilmu agama di Pondok Pesantren.
"Banyak yang nggak tahu kalau saya ini santri. Mulai lulus SD sampai SMA saya mondok di Jombang," ungkap Rusdi saat ditemui di rumahnya, Kamis (9/5/2024).
Selama menempuh pendidikan formal dan informal, keduanya dijalani dengan sungguh-sungguh. Apalagi pesan sang ibu yang memang harus berprestasi, Rusdi pun tak ingin menyia-nyiakannya. Sejak SD hingga di Pondok, Rusdi menjadi bintang kelas.
"Sejak SD sampai lulus mondok, alhamdulillah jadi juara. Kalau nggak juara 1, juara 2 atau Juara 3. Muter saja di situ," terangnya.
Begitu lulus SMA, Rusdi aktif membantu sang ayah yang ia panggil Abah berbisnis udang dan ikan. Kebetulan, profesi kedua orang tuanya adalah penjual udang dan ikan sejak Rusdi belum lahir.
Jatuh bangun menjadi seorang pengusaha sudah ia rasakan. Salah satunya ketika Indonesia dilanda Krisis Moneter di tahun 1998, usaha yang dirintis ayahnya juga mengalami kemerosotan.
Untuk bisa bangkit, Rusdi dan ayahnya kembali memulai bisnis penjualan udang dan ikan mulai nol lagi. Yang ada di pikirannya waktu itu adalah pantang menyerah, sungguh-sungguh dan berdoa agar usaha yang dirintis keluarga sejak tahun 1980 silam kembali berkembang.
"Kita merintis lagi setelah jatuh. Mulai nol lagi. Dikala gudang yang lain belum buka, gudang kita sudah buka. Intinya tidak menyerah, terus berjuang dan berdoa," ucapnya kepada RRI Malang.
Dari berbisnis bersama ayahnya lah, Rusdi diperkenalkan ke dunia politik. Sang ayah lebih dulu tenar sebagai anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Dari situ, Rusdi mencoba peruntungan dengan mengikuti Pileg (Pemilihan Anggota Legislatif) pertama kalinya, dan langsung berhasil.
"Peran abah itu sangat besar. Saya sebagai putra beliau sampai kapanpun tidak akan bisa membalas kebaikan orang tua. Karena kebaikan orang tua itu tidak terukur dan tidak ternilai oleh apapun," tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....