BMKG: Jangan Percaya Isu Gempa Besar dari Media Sosial
- 06 Okt 2026 12:59 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - BMKG mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial terkait gempa bumi yang mengguncang wilayah Malang dan Lumajang dalam dua hari terakhir.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso mengatakan, muncul sejumlah informasi yang mengaitkan dua gempa tersebut dengan potensi gempa yang lebih besar. Menurutnya, informasi semacam itu tidak memiliki dasar ilmiah.
“Kami menyampaikan bahwa masyarakat jangan mudah terpengaruh terkait berita-berita yang beredar di media sosial atau ada siaran langsung di media sosial yang menyangkutkan kedua gempa ini dan disampaikan bahwa akan memicu gempa bumi besar. Itu tidak perlu dikhawatirkan,” ujarnya, Selasa (6/10/2026).
Ricko menegaskan hingga saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi secara tepat, baik waktu, lokasi maupun kekuatannya.
“Kami memastikan bahwa hingga saat ini gempa bumi itu belum bisa diprediksi secara tepat waktu, kekuatan bila gempa bumi tersebut belum terjadi,” katanya.
Ia menjelaskan BMKG terus memantau aktivitas kegempaan selama 24 jam setiap hari melalui jaringan sensor yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Karena itu, masyarakat diminta hanya mengikuti informasi resmi yang dikeluarkan BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi.
“Pantau terus informasi dari BMKG melalui kanal-kanal media sosial resmi kami dan dari aplikasi InfoBMKG,” ucap Ricko.
BMKG berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....