Ratusan Kepala Sekolah di Kota Malang Bakal Ikuti Retreat, Libatkan TNI

  • 06 Okt 2026 12:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Sebanyak 225 kepala sekolah SD dan SMP di Kota Malang bakal mengikuti retreat yang disiapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemampuan komunikasi kepala sekolah.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana mengatakan, program retreat sebenarnya telah direncanakan sebelum muncul persoalan di SMPN 18. Anggarannya juga telah dimasukkan dalam P-APBD 2026.

“Ini sudah program saya sebelum ada masalah yang di SMP 18. Karena sudah masuk anggaran APBD 2026 di P-APBD,” kata Suwarjana, Selasa (6/10/2026).

Menurutnya, persoalan yang muncul di SMPN 18 justru memperkuat urgensi pelaksanaan retreat. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang bagi kepala sekolah untuk kembali memahami batas-batas kewenangan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Suwarjana memastikan retreat bukan bentuk karantina. Kegiatan akan berlangsung selama satu hari dan peserta tetap pulang setelah kegiatan selesai. Pelaksanaannya ditargetkan akhir Oktober atau paling lambat awal November 2026 di wilayah Malang.

“Kami tidak karantina. Satu hari pulang, full satu hari,” ujarnya.

Materi retreat mencakup kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi dengan wali murid dan siswa, serta kedisiplinan. Untuk materi kedisiplinan, Disdikbud menggandeng unsur TNI dengan pendekatan kegiatan lapangan bernuansa militer.

Suwarjana berharap kegiatan tersebut mendorong kepala sekolah melakukan evaluasi terhadap pola kepemimpinan masing-masing. Setelah mengikuti retreat, kepala sekolah diharapkan mampu memperbaiki hal-hal yang dinilai kurang tepat dan meneruskan nilai kepemimpinan serta kedisiplinan kepada guru.

“Harapan kami nanti dia akan berubah. Kalau ada kesalahan, mereka akan merenungkan bahwa ternyata apa yang dilakukan selama ini salah,” jelasnya.

Program serupa juga berpotensi diperluas kepada guru pada tahun berikutnya. Namun untuk tahap awal, Disdikbud memprioritaskan 225 kepala sekolah sebagai peserta retreat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....