Gempa M4,4 Guncang Lumajang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
- 05 Okt 2026 10:21 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,4 mengguncang wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (5/10/2026) pukul 09.16 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Malang, Ricko Kardoso, mengatakan hasil analisis menunjukkan episenter gempa berada di laut, sekitar 133 kilometer barat daya Kabupaten Lumajang.
“Gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,4 pada kedalaman 76 kilometer. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 9,31 derajat Lintang Selatan dan 113,01 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut 133 kilometer barat daya Kabupaten Lumajang, Jawa Timur,” kata Ricko dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2026).
Menurut Ricko, gempa yang terjadi termasuk kategori gempa menengah yang dipicu aktivitas subduksi atau penunjaman lempeng tektonik di selatan Jawa.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, getaran dirasakan masyarakat di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Hasil peta tingkat guncangan (shakemap) menunjukkan gempa dirasakan di Lumajang dengan intensitas III MMI. Pada skala ini, getaran terasa nyata di dalam rumah dan dirasakan seperti ada truk besar yang melintas.
Sementara itu, warga di Kabupaten Malang, Blitar, dan Jember melaporkan merasakan getaran dengan intensitas II MMI, yakni getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga pukul 09.35 WIB, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan setelah kejadian tersebut.
Ricko mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi. Ia meminta masyarakat mengikuti perkembangan informasi resmi yang disampaikan BMKG melalui kanal komunikasi yang telah diverifikasi.
BMKG terus melakukan pemantauan aktivitas kegempaan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya guna memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....