Peringati Empat Tahun Tragedi Kanjuruhan, Curva Sud Gelar Aksi Sosial
- 02 Okt 2026 08:25 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Komunitas suporter Curva Sud Arema menggelar khitanan massal, pengobatan gratis, dan hiburan musik Aremania pada 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan.
Ketua penyelenggara kegiatan, Gus Hisa Al Ayubi, mengatakan rangkaian acara diawali doa bersama pada malam sebelumnya. Kegiatan tersebut diisi dengan sholawatan, pembacaan Yasin dan tahlil, serta santunan anak yatim piatu.
“Untuk doa bersama mengenang Tragedi Kanjuruhan itu yang keempat. Tadi malam kita mengadakan doa bersama, sholawat, baca Yasin, tahlil, dan santunan anak yatim piatu,” kata Gus Hisa, Jumat 2 Oktober 2026.
Menurutnya, doa bersama tersebut dihadiri Wali Kota Malang, Kapolres, Dandim, tokoh masyarakat, anggota DPRD, serta jamaah Majelis Cangkruhan.
Sementara pada 1 Oktober, Curva Sud Arema menggelar sejumlah kegiatan sosial, yakni khitanan massal, pengobatan gratis, dan hiburan musik bagi Aremania. Seluruh kegiatan itu didedikasikan untuk mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan.
“Memang kita mengenang Tragedi Kanjuruhan. Makanya, kita melaksanakan doa bersama dan kegiatan sosial. Semuanya kita khususkan untuk almarhum dan almarhumah yang menjadi korban tragedi tersebut,” ujarnya.

Gus Hisa menyebut, khitanan massal diikuti 62 peserta. Peserta berasal dari kalangan anak-anak, mahasiswa, hingga seorang mualaf berusia 34 tahun.
“Dari 62 peserta, ada delapan orang yang berusia 22 tahun, mereka anak-anak mahasiswa. Kemudian ada satu yang berusia 34 tahun dan merupakan mualaf. Sisanya adalah anak-anak,” katanya.
Ia menambahkan, peserta khitanan tidak hanya berasal dari kalangan muslim. Seorang peserta nonmuslim juga mengikuti khitanan dalam kegiatan tersebut.
Curva Sud Arema merupakan komunitas suporter sepak bola yang juga rutin menggelar kegiatan keagamaan melalui majelis setiap bulan. Dalam pelaksanaan kegiatan sosial kali ini, panitia mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya perguruan tinggi, BRI, serta para suporter yang memiliki usaha.
“Kami berharap kegiatan ini bermanfaat dan ke depan kita bisa melaksanakan kegiatan yang lebih baik lagi,” kata Gus Hisa.
Rangkaian kegiatan sosial Curva Sud Arema pada 1 Oktober juga pernah menjadi bagian dari agenda peringatan Tragedi Kanjuruhan pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk khitanan massal dan pengobatan gratis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....