BMKG: Musim Hujan Malang Raya Diprediksi Mulai Akhir November
- 30 Sep 2026 14:54 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang - Masyarakat Malang Raya masih harus bersabar menunggu datangnya musim hujan. BMKG Stasiun Klimatologi Malang memprakirakan awal musim hujan secara dominan baru terjadi pada akhir November hingga awal Desember 2026. Potensi hujan mulai terlihat pada akhir Oktober. Namun, kemunculan hujan sesekali pada periode tersebut belum otomatis menandai pergantian musim.
Hal ini disampaikan Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Malang, Ahmad Lutfi, dalam program Halo RRI, Rabu 30 September 2026.
“Kondisi sesuai dengan prediksi kasar itu terlihat ada potensi hujan mulai terlihat nanti di akhir bulan Oktober,” kata Ahmad Lutfi.
Menurutnya, tanda pergantian musim akan lebih terlihat ketika hujan mulai terjadi dengan frekuensi yang lebih sering. Sementara awal musim hujan di Malang Raya diprediksi berlangsung secara dominan pada akhir November hingga Desember.
“Kalau melihat awal musim hujannya yang kita prediksikan nanti mulai terjadi di akhir November hingga awal Desember,” ujarnya.
Ahmad Lutfi menjelaskan, fenomena El Nino turut memengaruhi kondisi musim hujan karena berdampak pada pengurangan curah hujan. Salah satu konsekuensinya, awal musim hujan dapat mengalami kemunduran dibandingkan kondisi rata-rata.
“Pengurangan curah hujan ini dampak lanjutannya bahwa awal musim hujan akan mundur dari kondisi rata-ratanya,” imbuhnya.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak berarti Jawa Timur tidak akan mengalami musim hujan. Ahmad menyebut terdapat sistem monsun Asia yang membawa uap air dan kemudian berkontribusi terhadap terbentuknya hujan.
“Memasuki akhir November akan dikalahkan oleh sebuah siklus alaminya yang dikenal dengan nama Monsoon Asia,” terangnya.
Untuk wilayah Malang Raya, awal musim hujan tidak berlangsung serentak di seluruh wilayah. Berdasarkan peta yang dijelaskan Ahmad, sebagian besar wilayah mulai memasuki awal musim hujan pada awal Desember, dengan sejumlah wilayah memiliki periode yang berbeda.
Memasuki masa peralihan, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Ahmad mengingatkan masyarakat untuk memantau informasi cuaca, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan pada siang hingga menjelang sore.
“Masyarakat harus selalu memperhatikan perkembangan kondisi cuaca, terutama di saat siang hingga menjelang sore hari,” pesan BMKG.
Masyarakat juga diminta menghindari tempat berisiko ketika hujan disertai kondisi ekstrem, seperti berteduh di bawah baliho maupun pohon yang berpotensi menjadi sasaran sambaran petir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....