BPBD Kabupaten Probolinggo Distribusikan Air Bersih Hingga Akhir Oktober
- 30 Sep 2026 20:47 WIB
- Malang
RRI. CO. ID, Probolinggo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo terus melakukan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarif mengatakan, pendistribusian air bersih dilakukan secara rutin dengan frekuensi mencapai empat rit dalam sehari.
Distribusi menyasar sejumlah kecamatan yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, di antaranya Tiris, Banyuanyar, Wonomerto, Sukapura, Kuripan, Tongas, Leces, dan Tegalsiwalan.
“Sehari distribusi air bersih bisa sampai empat rit. Kami menyesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan dari wilayah yang terdampak,” ujar Oemar Sjarif, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, kegiatan dropping air bersih diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Oktober 2026. Hal ini mempertimbangkan perkiraan masuknya musim hujan pada November.
“Akhir Oktober kemungkinan baru selesai, karena November sudah mulai masuk musim hujan,” katanya.
Namun, Oemar menegaskan, perkiraan datangnya musim hujan tidak menjadi satu-satunya patokan penghentian distribusi air bersih. Sebab, kondisi krisis air di sejumlah wilayah juga dipengaruhi faktor lain.
Selain faktor alam akibat kekeringan, krisis air bersih juga dipicu kerusakan fasilitas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat tetap membutuhkan pasokan air bersih meskipun curah hujan mulai meningkat.
BPBD Kabupaten Probolinggo akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyesuaikan distribusi berdasarkan kebutuhan masyarakat terdampak.
“Jadi bukan hanya karena faktor alam. Ada juga kerusakan fasilitas PDAM yang menyebabkan masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” pungkas Oemar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....