Titik S. Ariyanto Pimpin DPD PUTRI Jawa Timur Periode 2026-2030

  • 29 Sep 2026 15:46 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Batu - DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Jawa Timur memperkuat kolaborasi antar pelaku industri taman rekreasi untuk menghadapi perkembangan pariwisata. Penguatan kolaborasi tersebut menjadi arah kepengurusan baru DPD PUTRI Jawa Timur periode 2026-2030 yang dipimpin Titik S. Ariyanto.

Titik S. Ariyanto, S.M., M.M., MIPR yang merupakan Manager Marketing & Public Relations Jawa Timur Park Group dipercaya menjadi Ketua DPD PUTRI Jawa Timur periode 2026-2030. Penetapan tersebut dilakukan dalam Musyawarah Daerah PUTRI Jawa Timur 2026 di Taman Rekreasi Sengkaling pada 14 September 2026.

Musda turut dihadiri Direktur Eksekutif DPP PUTRI Sobirin F. Hamid yang menyaksikan proses musyawarah hingga penetapan kepengurusan baru. Kepengurusan tersebut membawa tema “Bersinergi, Berinovasi, dan Bertumbuh” untuk memperkuat kolaborasi industri taman rekreasi di Jawa Timur.

Titik mengatakan amanah sebagai Ketua DPD PUTRI Jawa Timur menjadi kesempatan untuk memperluas kontribusi terhadap perkembangan industri pariwisata. “Pengalaman yang selama ini saya dapatkan di industri ingin saya bawa menjadi bagian dari proses untuk bersama-sama memperkuat organisasi, membangun kolaborasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Menurut Titik, perkembangan pariwisata menuntut pelaku industri untuk terus beradaptasi dengan berbagai perubahan. Perubahan perilaku wisatawan, perkembangan teknologi digital dan artificial intelligence, serta meningkatnya ekspektasi terhadap kualitas pelayanan menjadi sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

Ia menilai penguatan jejaring antar pelaku taman rekreasi menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi dinamika tersebut. Kolaborasi juga akan diperluas dengan pemerintah, asosiasi pariwisata, perguruan tinggi, UMKM, komunitas, media, dan dunia usaha.

“Industri pariwisata tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, kita perlu saling belajar, saling menguatkan, dan berkolaborasi untuk menghadapi perubahan yang terus berlangsung,” kata Titik. Ia menyebut PUTRI Jawa Timur diharapkan dapat menjadi ruang bersama bagi pelaku taman rekreasi untuk bertumbuh sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah.

Ketua DPP PUTRI Hans Manansang mengatakan industri taman rekreasi memiliki keterkaitan dengan berbagai sektor ekonomi daerah. Aktivitas destinasi wisata turut melibatkan tenaga kerja, UMKM, transportasi, hotel, restoran, seniman, hingga pelaku ekonomi kreatif.

“Industri taman rekreasi merupakan salah satu penggerak ekonomi daerah,” terang Hans. Menurutnya, PUTRI memiliki tanggung jawab mendorong industri rekreasi yang sehat, profesional, aman, inovatif, dan berkelanjutan.

Hans menambahkan transformasi industri perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pelayanan, pemasaran, sumber daya manusia, tata kelola hingga inovasi produk wisata. Adaptasi terhadap perkembangan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan industri dan meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan.

Kepengurusan DPD PUTRI Jawa Timur periode 2026-2030 menjadikan sinergi, inovasi, dan pertumbuhan sebagai pijakan dalam menjalankan organisasi. Ketiga nilai tersebut diarahkan untuk memperkuat jejaring industri, mendorong pertukaran gagasan, dan membuka kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Bagi Jawa Timur Park Group, keterlibatan sumber daya profesional dalam organisasi industri menjadi bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pengembangan ekosistem pariwisata. Pengalaman pelaku industri juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan untuk menjawab kebutuhan dan perubahan di sektor pariwisata.

Kepemimpinan Titik di DPD PUTRI Jawa Timur turut membawa perspektif industri taman rekreasi dalam ruang kolaborasi pariwisata di tingkat daerah. Pengalaman Jawa Timur Park Group dalam mengembangkan destinasi berbasis rekreasi dan edukasi menjadi salah satu perspektif yang dapat memperkaya pengembangan industri.

Ke depan, DPD PUTRI Jawa Timur akan memperkuat komunikasi antaranggota, meningkatkan profesionalisme pelaku industri, serta membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan peran industri taman rekreasi dalam ekosistem pariwisata Jawa Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....