Wali Kota Batu Dialog dengan UMKM, Soroti Akses Permodalan
- 24 Sep 2026 21:47 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Batu - Wali Kota Batu Nurochman berdialog langsung dengan pelaku UMKM untuk mengetahui kebutuhan dan kendala dalam mengembangkan usaha, termasuk akses permodalan. Dialog berlangsung dalam kegiatan On Boarding SAPA UMKM dan Workshop Pemasaran Produk UMKM di PLUT KUMKM, Kamis (24/9/2026).
Dalam dialog tersebut, sejumlah pelaku UMKM menyampaikan pengalaman selama menjalankan usaha serta dukungan yang masih dibutuhkan. Nurochman mengajak pelaku usaha menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi dalam mengembangkan bisnis.
Nurochman mengatakan, pengalaman dan kendala yang disampaikan pelaku UMKM menjadi bahan untuk memperkuat dukungan pemerintah dalam pengembangan usaha. “Pelaku UMKM perlu menyampaikan secara langsung pengalaman, kebutuhan, dan kendala yang dihadapi selama menjalankan usaha,” ujarnya.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM tidak hanya berkaitan dengan permodalan, tetapi juga mencakup pendampingan dan pemasaran produk. “Pemerintah Kota Batu akan terus mendengarkan dan memperkuat dukungan, termasuk dalam pendampingan, pemasaran, serta akses permodalan agar UMKM dapat mengembangkan usahanya,” jelasnya.
Sulis, pemilik usaha keripik tempe, menyampaikan apresiasi terhadap pendampingan Pemkot Batu melalui berbagai workshop dan program pengembangan UMKM. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan dan pengalaman baru yang dapat diterapkan dalam mengembangkan usahanya.
Pelaku UMKM lainnya, Lely, menyampaikan kebutuhan pengembangan e-katalog secara berkelanjutan untuk memperluas akses pasar produk UMKM Kota Batu. Sementara itu, Happy, produsen cuka apel, menyampaikan perlunya perluasan promosi agar produk lokal dapat menjangkau konsumen lebih luas.
Dalam dialog tersebut, salah satu pelaku UMKM juga menyampaikan kendala memperoleh akses permodalan setelah menghadapi persoalan dalam usaha sebelumnya. Pelaku usaha tersebut menyampaikan kebutuhan pendampingan untuk menyelesaikan persoalan agar dapat kembali memperoleh akses pembiayaan.
Kegiatan dilanjutkan dengan onboarding SAPA UMKM dan workshop pemasaran digital bagi pelaku usaha. Asisten Deputi Pengembangan Usaha, Slamet Santoso, menjelaskan SAPA UMKM tidak hanya menjadi wadah pendataan, tetapi juga menyediakan ekosistem pendukung usaha.
“SAPA UMKM tidak hanya menjadi wadah pendataan, tetapi juga menyediakan ekosistem pendukung usaha melalui pencatatan penjualan, pemanfaatan QRIS, serta akses berbagai program pemerintah, termasuk pembiayaan,” terang Slamet. Ekosistem tersebut mendukung pelaku UMKM dalam pencatatan usaha, transaksi digital, serta akses terhadap program pengembangan dan pembiayaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....