BGN Siapkan Marketplace untuk Kendalikan Pasokan Ayam MBG

  • 22 Sep 2026 13:55 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Bati - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyebut kebutuhan ayam untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut mempengaruhi dinamika harga komoditas tersebut. Menurutnya, MBG menjadi pasar baru yang perlu diimbangi dengan penguatan tata kelola pasokan agar kebutuhan bahan pangan tetap terjaga.

“Masalahnya ayamnya tinggi, telurnya sekarang harganya murah. Makanya ini tentu saja begini, MBG ini emerging market,” ujar Sudaryono, Senin (21/9/2026).

Sudaryono menjelaskan, peningkatan kebutuhan melalui MBG perlu diikuti dengan sistem distribusi yang mampu menghubungkan pasokan dan kebutuhan secara lebih terukur. Salah satu langkah yang disiapkan BGN adalah membangun marketplace untuk membantu mengelola ketersediaan bahan pangan.

“MBG ini emerging market jadi dia mendistorsi pasar, makanya salah satu caranya saya mau bangun marketplace tadi supaya kita bisa kontrol,” terangnya.

Ia mencontohkan, di sejumlah daerah luar Jawa masih terdapat wilayah yang memiliki keterbatasan stok ayam beku maupun ayam dingin. Kondisi tersebut membuat kebutuhan ayam perlu dipenuhi melalui jaringan pemasok yang tersedia di masing-masing daerah.

Sudaryono mengatakan penguatan marketplace diharapkan dapat membantu mempertemukan kebutuhan program MBG dengan ketersediaan bahan pangan di daerah. Sistem tersebut juga menjadi bagian dari upaya BGN mengelola pasokan pangan secara lebih terukur untuk mendukung keberlangsungan program MBG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....