Khofifah Tekankan Ketersediaan Pakan untuk Pengembangan Sapi Perah
- 22 Sep 2026 14:00 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Malang – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya ketersediaan hijauan makanan ternak untuk menjaga produktivitas sapi perah di Jawa Timur. Kebutuhan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan populasi dan produktivitas ternak.
Hal itu disampaikan Khofifah saat meninjau UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak (PT dan HMT) Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur di Jalan Raya Tlekung, Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa 22 September 2026.
UPT PT dan HMT Batu memiliki lahan sekitar 13 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 9,5 hektare telah dimanfaatkan, dengan sekitar 2 hektare digunakan untuk bangunan dan sekitar 7 hektare dimanfaatkan sebagai lahan hijauan makanan ternak.
Salah satu tanaman yang dikembangkan adalah rumput gajah. Selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan sapi yang dikelola UPT, lahan tersebut juga mendukung penyediaan bibit atau stek rumput gajah untuk pengembangan hijauan makanan ternak.
Kebutuhan hijauan makanan ternak bagi sapi yang dikelola UPT mencapai sekitar 1.300 ton per tahun. Karena itu, pengelolaan lahan hijauan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan budidaya sapi perah.
Khofifah menilai pengembangan populasi sapi perah harus berjalan seiring dengan kesiapan pakan. Menurutnya, peningkatan jumlah ternak tanpa dukungan pakan yang memadai dapat memengaruhi produktivitas.
Di sisi lain, UPT PT dan HMT Batu tidak hanya menjalankan fungsi pemeliharaan ternak. Unit tersebut juga memiliki tugas pembibitan, pemuliabiakan, budidaya ternak, penyediaan pakan serta pendistribusian bibit ternak dan hijauan makanan ternak kepada masyarakat.
Fasilitas yang tersedia antara lain laboratorium susu, kamar susu, cooling room dan kandang sapi perah dengan kapasitas sekitar 100 ekor sapi dewasa.
UPT PT dan HMT Batu juga dimanfaatkan sebagai tempat praktik siswa dan mahasiswa serta sarana penelitian bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan dan Fakultas Peternakan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Khofifah berharap fungsi UPT tersebut dapat terus dikembangkan sebagai pusat pembibitan sekaligus pembelajaran peternakan yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
"Jadi kita berharap bahwa pengembangan peternakan, khususnya sapi perah, bisa terus kita tingkatkan. Tidak hanya dari sisi populasi, tetapi juga produktivitas dan kualitas bibit serta pakan ternaknya," tegasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....