Disnaker Kabupaten Pasuruan Latih 128 Pencaker Langsung Diterima di Perusahaan
- 21 Sep 2026 15:55 WIB
- Malang
RRI.CO.ID, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerjaan mulai gencar menggelar program Short Course alias pelatihan kilat berbasis penempatan industri.
Berbeda dengan pelatihan reguler yang memakan waktu berbulan-bulan, short course ini didesain dengan durasi singkat untuk merespons kebutuhan mendesak dunia kerja, salah satunya PT Berkat Ganda Sentosa di Kecamatan Gempol. Pelatihan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Senin (21/9/2026) pagi.
Berbeda dengan pelatihan reguler yang memakan waktu berbulan-bulan, short course ini didesain dengan durasi singkat untuk merespons kebutuhan mendesak dunia kerja, salah satunya PT Berkat Ganda Sentosa di Kecamatan Gempol. Pelatihan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Senin (21/9/2026) pagi.
Menurut Yudha, program ini menggunakan DBHCHT (Dana bagi hasil cukai hasil tembakau) Kabupaten Pasuruan tahun 2026 yang tujuannya untuk menekan angka pengangguran. Dimana lulusan dari program ini tidak sekadar dilatih, tetapi langsung disalurkan atau ditempatkan bekerja di perusahaan.
"Begitu selesai pelatihan, maka langsung diterima bekerja di perusahaan," katanya.
Dalam program Short Course ini, total ada 128 peserta pelatihan. Seluruhnya dibagi menjadi 8 gelombang dengan masing-masing 16 peserta. Kata Yudha, pembukaan pelatihan ini langsung menyerap peserta dari dua gelombang, yakni gelombang I dan II. Selama pelatihan, para peserta dilatih oleh para instruktur dari BLK Pandaan maupun BPVP Sidoarjo (Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sidoarjo).
"Pelatihannya dimampatkan dengan materi yang padat, termasuk praktikum di lapangan atau tempat kerja," imbuhnya.
Dengan program ini, Yudha mengajak perusahaan lain untuk berkolaborasi dengan Pemkab Pasuruan seperti yang dilakukan PT Berkat Ganda Sentosa.
"Kami berharap program ini dapat memotivasi perusahaan lain untuk berkolaborasi dalam memberikan pelatihan berbasis penempatan," harapnya.
Sementara itu, HR Manager PT Berkat Ganda Sentosa, Wahyu Budi Prianto menyambut baik program short course. Sebab terbukti sebagai perwujudan kolaborasi epik antara pemerintah daerah bersama dunia industri. Dengan kata lain, pemerintah bersama industri sama-sama merangkul masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan, dapat diikutkan pelatihan singkat langsung diterima bekerja.
"Pada intinya, kita ingin merangkul bersama, menciptakan kondusifitas, karena memang lapangan pekerjaan di Pasuruan harus dioptimalkan, sehingga serapan tenaga kerja bisa maksimal bekerja di wilayahnya sendiri," tegasnya.
Saat ditanya jumlah kebutuhan akan karyawan, Wahyu menyebut bahwa perusahaan yang ia pimpin membutuhkan sekitar 350 pekerja. Dari jumlah tersebut, Pemkab Pasuruan membantunya dengan memberikan pelatihan kepada separuh dari jumlah kebutuhan.
"Kalau yang sekarang kami butuh pekerja di bagian produksi, yakni jahit upper sepatu, dan bulan-bulan berikutnya menyesuaikan kebutuhan saja," terangnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....