RGI, Komunitas Pengamanan Profesional dengan 150 Anggota

  • 20 Sep 2026 11:43 WIB
  •  Malang

RRI.CO.ID, Malang – Real Guard Indonesia (RGI) memperkuat kiprahnya sebagai komunitas pengamanan profesional dengan sekitar 150 anggota resmi yang telah mengantongi kartu tanda anggota (KTA). Para anggota RGI terlibat dalam berbagai tugas pengamanan, mulai dari pengawalan artis dan pejabat hingga pengamanan event berskala besar.

Head of Real Guard Indonesia, Bimbim, mengatakan RGI dibentuk sebagai wadah terorganisasi bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang pengamanan, kebugaran, dan pengawalan profesional.

Hal tersebut disampaikan Bimbim saat hadir dalam program Obrolan Komunitas RRI Malang, Jumat (18/9/2026).

Menurut Bimbim, keberadaan RGI berawal dari kegelisahannya melihat banyak pegiat olahraga dan kebugaran yang memiliki potensi, tetapi belum memiliki wadah yang dikelola secara profesional.

“Saya melihat banyak teman-teman yang memiliki hobi dan minat yang sama, terutama di dunia kebugaran. Sayang jika hanya berhenti pada olahraga saja. Karena itu kami membentuk wadah yang legal, memiliki aturan dan SOP yang jelas, sehingga lahirlah Real Guard Indonesia,” ujar Bimbim.

Ia menjelaskan, RGI terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang, khususnya generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan di bidang pengamanan profesional.

Namun, untuk menjadi anggota resmi, calon anggota harus melalui proses observasi dan penilaian sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan organisasi.

“Semua bisa bergabung. Namun untuk menjadi anggota resmi ada proses observasi dan penilaian sesuai SOP yang kami terapkan,” katanya.

Selain memiliki kemampuan fisik, RGI menekankan pentingnya loyalitas, komitmen, disiplin, serta penerapan nilai “Strong and Smart” dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari.

Bimbim menyebut, anggota RGI memiliki kompetensi yang beragam sehingga pembagian tugas dilakukan berdasarkan kemampuan dan pengalaman masing-masing.

RGI tidak hanya menangani pengamanan kegiatan, tetapi juga pengawalan VIP, artis dan pejabat, kegiatan protokoler, event besar, hingga pendampingan dalam proses mediasi berbagai persoalan masyarakat.

“Setiap anggota ditempatkan sesuai kompetensinya. Ada yang fokus pada pengamanan formal, pengawalan VIP, event besar, hingga tugas-tugas mediasi,” jelasnya.

Head of Real Guard Indonesia (RGI), Bimbim, saat menjadi narasumber dalam program Obrolan Komunitas RRI Malang, Jumat (18/9/2026). RGI kini memiliki sekitar 150 anggota resmi yang aktif di berbagai bidang pengamanan. (Foto: RRI Malang/Tangkapan layar youtube RRI Malang Official)

Pengalaman tersebut juga dirasakan anggota RGI. Raden, yang bergabung sejak 2025, mengaku tertarik setelah mengenal aktivitas komunitas tersebut melalui dunia kebugaran. Ia melihat profesionalisme dan kekompakan menjadi salah satu kekuatan RGI.

Sementara Alfan, anggota yang bergabung sejak 2022, tertarik setelah melihat aktivitas pengamanan yang dilakukan anggota RGI dalam berbagai kegiatan di Malang. Dari pengalaman tersebut, ia kemudian memutuskan untuk bergabung dan mengembangkan kemampuan di bidang pengamanan.

Anggota lainnya, Badar asal Pasuruan, mengatakan keterlibatannya di RGI memberikan pengalaman beragam, termasuk pengamanan kegiatan formal dalam banyak kegiatan.

Untuk menjaga soliditas organisasi, RGI menggelar pertemuan rutin setiap tanggal 5 setiap bulan. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi anggota untuk berbagi pengalaman, memperkuat komunikasi, sekaligus membangun hubungan kekeluargaan.

Selain itu, anggota RGI juga menjalani latihan kebugaran bersama pada akhir pekan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan fisik sekaligus proses regenerasi anggota.

Dalam menjalankan tugas, Bimbim menegaskan RGI mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi yang profesional. Penggunaan kekuatan fisik, menurutnya, menjadi pilihan terakhir ketika menghadapi situasi di lapangan.

“Kami selalu mengedepankan komunikasi yang tegas dan terukur. Tujuan kami adalah memastikan klien merasa aman dan seluruh kegiatan berjalan sukses tanpa menimbulkan konflik,” ujarnya.

RGI juga melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan unsur terkait ketika menjalankan pengamanan pejabat maupun tamu penting. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pengamanan berjalan sesuai prosedur dan standar keselamatan.

Dengan slogan “Strong and Smart”, RGI menargetkan pengembangan komunitas tidak hanya dari sisi kemampuan pengamanan, tetapi juga pembentukan karakter, disiplin, solidaritas, dan profesionalisme anggota.

RGI berharap keberadaannya dapat terus berkembang sebagai mitra pengamanan profesional sekaligus wadah pengembangan potensi generasi muda di berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....